Polda Riau menetapkan tiga orang anggota Polres Kepulauan Meranti sebagai tersangka. Mereka bertiga diduga menyalahi prosedur, baik dalam penangkapan terhadap almarhum Apriadi Pratama (24) yang tewas ditembak, maupun penyerangan ratusan massa di Mapolres yang menyebabkan Is Rusli tewas diduga terkena lemparan batu."Ada 3 anggota Polres Kepulauan Meranti sebagai tersangka terkait kejadian di sana," ujar Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto kepada merdeka.com, Minggu (28/8).Sampai saat ini, Polda Riau menurunkan puluhan Brimob dan sejumlah personel dari Polres Bengkalis dan Siak di Kepulauan Meranti untuk melakukan pengamanan situasi pasca bentrokan berdarah yang terjadi akibat serangan ratusan warga.Saat penyerangan itu, seorang warga yang ikut berdemo dan berdiri di gerbang Mapolres Kep Meranti bernama Is Rusli tewas diduga akibat terkena lemparan batu pada bagian kepalanya. Penyerangan ratusan warga di Mapolres Kep Meranti dipicu atas kematian Apriadi Pratama, pelaku pembunuhan anggota polisi Brigadir Adil S Tambunan. Keduanya terlibat perkelahian di parkiran Hotel Furama hanya gara-gara seorang wanita bernama Eka alias Brenda.Kapolda Riau juga meminta maaf atas apa yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dia berjanji akan menindak tegas anak buahnya bila perlu dipecat jika pelanggarannya sangat fatal."Saya minta maaf kepada semua pihak, barangkali ada hal hal yang kurang pas dan tidak berkenan dari anggota kami. Ke depan akan kita perbaiki agar menjadi lebih baik," kata Supriyanto.Supriyanto juga akan menindak tegas anak buahnya yang diduga mengakibatkan kematian warga saat proses penangkapan. Tidak hanya sanksi ringan, sanksi terberat dengan Sidang Kode Etik Profesi Polri, dengan jeratan bisa dipecat dari institusi."Tentunya dengan aturan hukum yang berlaku, terhadap siapapun yang bersalah. Baik di sidang kode etik, ataupun sampai ke tingkat pidana. Itu tetap kita lakukan, dan keseriusan kita bersama Div Propam Mabes Polri, sudah berlangsung," kata dia.
Bentrok berdarah di Meranti, 3 personel polisi jadi tersangka
Saat penyerangan seorang warga yang ikut demo bernama Is Rusli tewas diduga akibat terkena lemparan batu pada kepalanya.
Rekomendasi