Dua buah patung di Gereja Katolik Santo Yusuf Pekerja, Dukuh Minggiran Desa Plawikan, Kecamatan Jogomalan, Klaten, ditemukan rusak. Kedua patung itu, yakni patung Yesus Kristus dan Bunda Maria. Ada dugaan bahwa patung itu dirusak,Petugas Kepolisian Resor Klaten hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut. Kapolres Klaten AKBP Faizal menampik jika kedua patung tersebut dirusak. Ia juga membantah jika rusaknya patung tersebut akibat penyerangan kelompok tertentu."Benar ada patung yang rusak. Bukan penyerangan ya. Bukan pengeroyokan, tapi ada dua buah patung yang dipindah tempatkan. Ada tangan yang patah itu saya perkirakan pas diangkat jatuh. Kami masih menyelidiki kasus ini,” ujar Faizal, Rabu (10/8).Menurut Faizal, peristiwa itu terjadi antara pukul 14.00 WIB, namun baru dilaporkan ke polisi sore. Berdasarkan keterangan pelapor, yaitu Romo Sukowalyono yang juga pastur gereja, mengetahui dua patung rusak setelah datang dari Yogyakarta.
"Kita sudah memeriksa tiga saksi, salah satunya seorang pemancing yang ada di sekitar lokasi kejadian. Kemudian Romo dan salah satu yang tinggal di gereja," katanya.Sebagai langkah antisipasi, pihaknya melakukan patroli ke gereja dan ke tempat ibadah lain. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Muspida dan Forum Kerukunan Umat Beragama Klaten.Romo Sukowakyono menambahkan dia sempat mendengar suara benda jatuh saat akan berangkat ke Yogyakarta sekitar pukul 13.00. Namun setelah mengecek, dia tidak menemukan sesutu yang mencurigakan sehingga dia berangkat meninggalkan gereja.“Saat saya kembali ke gereja sekitar 16.00 WIB ada laporan patung dirusak. Saya kemudian lapor polisi,” kata dia.Petugas gereja yang tidak bersedia disebutkan namanya mengungkapkan patung Yesus dan Bunda Maria yang dirusak itu berukuran setinggi manusia dewasa. Patung Bunda Maria ditemukan di sungai sekitar gereja, sedangkan patung Yesus tergeletak jatuh di sekitar altar gereja.