Kartu BPJS palsu belum ditemukan di Kota Bandung

Jika ada BPJS palsu, masyarakat bisa mengadukan langsung lewat layanan hotline.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Kartu BPJS palsu belum ditemukan di Kota Bandung
Ilustrasi BPJS. ©2015 Merdeka.com

Dinkes Kota Bandung hingga saat ini belum menerima adanya laporan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu. BPJS Kesehatan palsu dibongkar kepolisian di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Bandung."Di Kota Bandung belum ditemukan kasus kartu palsu BPJS Kesehatan" kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara, saat dihubungi, Rabu (27/7).Pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan BPJS kota Bandung untuk mengantisipasi adanya pemalsuan asuransi milik pemerintah tersebut. Jika ada BPJS palsu, masyarakat bisa mengadukan langsung lewat layanan hotline."Kita sudah berkoordinasi dengan BPJS untuk meningkatkan sosialisasi dan membuka hotline pengaduan masyarakat," jelasnya.Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan edaran pada seluruh puskesmas dan tempat kesehatan yang dimiliki pemerintah. Edaran itu, berisikan tata cara pendaftaran BPJS yang benar."Kita lakukan sosialisasi di masyarakat melalui puskesmas terkait tata cara pendaftaran yang benar," ungkapnya.Untuk diketahui, BPJS Kesehatan palsu ditemukan di empat desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Terbongkarnya BPJS palsu itu usai salah satu pasien ditolak di rumah sakit karena kartu BPJS yang tidak valid dengan sistem.Sejauh ini pihak kepolisian telah menetapkan satu tersangka dalam kasus pemalsuan BPJS Kesehatan tersebut yakni seorang pria berinisial AS (42) yang merupakan pimpinan yayasan peduli dhuafa.Modus yang dilakukan AS yakni dengan mengumpulkan warga yang belum mengantongi BPJS untuk dikolektifkan dengan iming-iming tanpa biaya bulanan. AS hanya menarik biaya di awal Rp 100 ribu per kartunya.

Rekomendasi