Polisi pastikan pedagang minuman tewas di GBK bukan korban Jakmania

Menurut Awi, ketika mau dilakukan visum keluarga korban menolak.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Polisi pastikan pedagang minuman tewas di GBK bukan korban Jakmania
Jakmania vs Polisi. ©facebook.com/Cornelius Fransiscus Sinaga

Seorang pedagang minuman ditemukan tewas saat bentrok suporter antara dengan anggota polisi pada Jumat (24/6), di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiono, korban tersebut tewas lantaran serangan jantung karena melihat bentrokan tersebut."Ada serangan jantung. Dia kaget pas ada lari-lari," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Minggu (26/6).Menurut Awi, ketika mau dilakukan visum keluarga korban menolak. Sementara mengenai barang dagangan yang dijarah masih dilakukan penyelidikan. "Anak enggak mau. Visum luar aja. Barang dijarah belum tahuDiketahui, saat pertandingan sepak bola Persija melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kerusuhan terjadi akibat ulah suporter Tha Jak mania yang masuk ke lapangan. Peristiwa itu terjadi saat gawang Persija kemasukan gol dengan skor unggul 1-0 untuk Sriwijaya FC.Para suporter yang diikuti rekan lainnya itu masuk ke tengah lapangan, setelah menjebol pagar sektor 13 dan 14 di SUGBK Jakarta Pusat tersebut. Petugas yang berjaga pun langsung berupaya mengendalikan massa dan menyisir suporter yang berupaya melempar anggota di pintu sektor 8.Insiden ini pun melukai empat korban anggota polisi. Keempatnya masih menjalani perawatan di rumah sakit Kramatjati.Usai insiden itu dua toko milik anggota kelompok Jakmania dirusak oleh orang tak dikenal. Hingga kini belum ada keterangan dari polisi terkait pengerusakan tersebut.

Rekomendasi