TNI utamakan diplomasi buat bebaskan 7 WNI yang diculik di Filipina

TNI juga menunggu sikap Filipina untuk menggelar patroli bersama.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
TNI utamakan diplomasi buat bebaskan 7 WNI yang diculik di Filipina
Geladi resik HUT TNI. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Tujuh dari 13 anak buah kapal (ABK) Tugboat Charles 00 disandera kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, sampai saat ini sejumlah upaya pembebasan oleh pemerintah Indonesia sudah dilakukan, termasuk menjalin MoU dengan pemerintah Filipina."Baru MoU. Tapi Kemenhan kemarin udah ke Filipina untuk menindaklanjuti ini," ujar Gatot saat ditemui usai acara buka puasa bersama di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (24/6).Terkait upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, Gatot mengatakan jika langkah untuk menggelar patroli bersama antara Indonesia dan Filipina juga segera dilakukan. Namun, karena pemerintahan di Filipina juga baru berganti, maka diperlukan waktu untuk merealisasikannya di lapangan."Indonesia siap (patroli bersama), tapi Filipina kan ada pergantian pemerintahan, ini yang membuat kita tidak bisa cepat. Jelas operasi bersama dibutuhkan karena ini jalur ekonomi. Kemudian 96 persen listrik di Manila itu berasal dari Indonesia," ujar Gatot.Gatot mengatakan, sebenarnya motif penyanderaan yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf ini tak lain adalah masalah ekonomi, yaitu kecenderungan terhadap uang tebusan. Walaupun demikian, pemerintah Indonesia akan tetap melakukan berbagai upaya penyelamatan para sandera, dengan melakukan berbagai alternatif diplomasi kepada pemerintah Filipina."Jadi gini, pemerintah Indonesia tidak menghendaki ada (uang) tebusan, tetapi mereka kan motivasinya banyak. Ya siapa tahu kan dengan berusaha kemudian ada tebusan-tebusan. Tapi motivasinya dipastikan ekonomi, enggak ada motivasi politik," ujar Gatot."Tetep aja akan kita lakukan diplomasi total. Menlu intensif ke sana dan pemerintah Filipina juga mengerahkan segala daya upaya," pungkasnya.

Rekomendasi