Kapal imigran gelap Sri Lanka terdampar di perairan Lhoknga, Aceh, sudah merapat ke pantai Pulo Kapok, Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6). Sehari sebelumnya, kapal itu digiring ke tengah laut.Pantauan merdeka.com, kapal itu mulai merapat ke bibir pantai sejak pukul 12.00 WIB. Kapal tersebut merapat didorong oleh empasan ombak perlahan-lahan. Sedangkan mesin kapal dalam kondisi mati.Merapatnya kapal tersebut membuat warga yang berada di sekitar pantai berbondong-bondong berkumpul di lokasi. Demikian juga sejumlah media sudah berkumpul sejak kapal merapat ke pantai.Imigran gelap sebanyak 44 orang dalam kapal tersebut ada yang berteriak. Dari bahasa isyarat yang mereka perlihatkan, semuanya meminta supaya bisa turun dari kapal. Dalam kapal itu juga ada anak-anak dan perempuan. Bahkan ada seorang perempuan sedang hamil.Warga Sri Lanka itu tak henti-henti meminta tolong. Bahkan ada sejumlah anak-anak dan perempuan menangis meminta supaya segera diturunkan.Sedangkan kapal tersebut terombang-ambing diempas ombak. Bahkan empasan ombak membuat kapal tak seimbang dan nyaris terbalik.Sementara tim SAR, kepolisian, TNI, UNHCR dan pihak imigrasi sudah hadir di lokasi. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penanganan. Mereka masih menggelar pertemuan di Polsek Lhoknga selesai salat zuhur.
Kapal penuh imigran Sri Lanka terempas ombak ke pantai Lhoknga
Para imigran minta tolong supaya bisa segera turun. Di kapal terdapat anak-anak dan perempuan hamil.
Advertisement
Rekomendasi