Stroke usai diperiksa, pembakar Kejati Jabar batal ditahan

DS kini dirawat di RS Sartika Asih, Bandung.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Stroke usai diperiksa, pembakar Kejati Jabar batal ditahan
DS tersangka pembakar Kejati Jabar. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Tersangka pembakar kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat gagal ditahan. Pelaku berinisial DS kondisi tubuhnya melemah usai diperiksa, sehingga mesti dilarikan ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung."Tersangka ini kena stroke. Sehingga yang bersangkutan sekarang sudah kita rujuk ke rumah sakit," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto, di Bandung, Selasa (7/6).DS juga pernah melakukan aksi nekat, dengan membacok mantan jaksa Sistoyo pada 2012 lalu. Dia kini harus terbaring di rumah sakit hingga kondisinya membaik."Belum ditahan jadi sekarang ini," ujar Winarto.Meski demikian, polisi menyatakan tetap mengawasi DS dalam masa perawatan. Dia menyatakan, meski kuasa hukum meminta izin penangguhan penahanan dan tidak dilanjutkan kasusnya, argumen itu dianggap bukan alasan utama."DS sekarang masih dalam pengawalan, sedangkan kasusnya masih terus berjalan sampai sekarang," ujar Winarto.DS membakar Kantor Kejati Jabar di Jalan L.L. RE Martadinata, Kota Bandung, pada Minggu (5/6) siang, seorang diri. DS menyulut bensin ke bagian aula Suprapto. Namun, kobaran api tidak merembet ke ruang kerja jaksa lainnya.DS mengaku kecewa dengan kinerja jaksa selama ini sehingga mendorongnya berbuat nekat."Sekarang ini banyak jaksa korup, saya sakit hati," ujar DS di Mapolrestabes Bandung, kemarin.

Rekomendasi