Pakai kaus palu arit, buruh bangunan di Tangsel ditangkap

Susanto mengaku kaus itu diberikan bosnya.

Mitra Ramadhan
Oleh Mitra Ramadhan - Reporter
Pakai kaus palu arit, buruh bangunan di Tangsel ditangkap
Kuli berkaos Palu Arit. ©2016 merdeka.com/mitra ramadhan

Petugas Komando Rayon Militer (Koramil) Ciputat mengamankan Susanto (22), lantaran menggunakan baju berlambang palu arit. Dia dicokok di Jalan Aria Putra, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (27/5).lelaki asal Pemalang, Jawa Tengah itu dibekuk sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, dua anggota Koramil Ciputat sedang mengikuti rombongan Wali Kota Tangsel, memantau kondisi Pasar Ciputat, dan melihat Susanto.Danramil Ciputat, Inf TNI Supardi mengatakan, Susanto bekerja sebagai kuli bangunan itu diamankan dua anggotanya, Serka Irwan dan Pelda Bambang. Saat itu, mereka melihat Susanto sedang mengendarai sepeda motor dengan baju berlambang palu arit."Langsung kami amankan dan diserahkan kepada Polsek Ciputat," kata Supardi.Kapolsek Ciputat, Kompol Damanik, mengaku pihaknya baru kali ini menemukan warga berani menggunakan atribut identik dengan Partai Komunis Indonesia."Enggak, ini baru pertama kali kami mendapati warga yang menggunakan baju berlambang PKI," kata Damanik.Berdasarkan keterangan didapat, Susanto mengaku memperoleh baju dari yang mempekerjakannya."Saya dapat dari bos. Karena mau dibuang waktu itu, saya pinta, karena saya lihat masih bagus, jadi saya ambil," kata Susanto.Susanto yang mengaku tengah mengerjakan proyek renovasi rumah di wilayah Ciputat itu mengatakan, dia tidak tahu menahu soal PKI dan atribut berlambang palu arit itu. Damanik berjanji menelusuri asal kaus itu.

Rekomendasi