Di lokasi pembunuhan mahasiswi UGM ada CCTV, tetapi mati

Polisi juga menemukan beberapa botol serta beberapa benda di dekat jasad korban.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Di lokasi pembunuhan mahasiswi UGM ada CCTV, tetapi mati
Pelaku pembunuhan mahasiswi UGM. ©2016 Merdeka.com/kresna

Mayat mahasiswi di toilet gegerkan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Perempuan itu diketahui merupakan korban pembunuhan. Pelaku sudah ditangkap. Namun, dalam penyelidikan didapati bahwa kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian mati.Pelaku merupakan Eko Agus Nugroho (26), petugas pembersih UGM. Sedangkan korban merupakan Feby Kunia Nuraisyah Siregar (19), mahasiswi semester II Geofisika FMIPA UGM."Ini kebiasaan di Indonesia, CCTV hanya seperti figuran. CCTV mati, seandainya berfungsi bisa mengetahui kejadian kriminalitas," kata Dir Reskrimum Polda DIY, Komisaris Besar Polisi Hudit Wahyudi, Rabu (4/5).Informasi dihimpun Humas Polda DIY, Hudit Wahyudi menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi pihaknya menduga ada unsur pembunuhan dalam penemuan jasad mahasiswi itu."Luka tidak terlihat jelas. Penyebab kematian secara pasti nanti akan bisa dilihat nanti setelah keluar hasil otopsi," jelasnya.Polisi juga menemukan beberapa botol serta beberapa benda di dekat jasad korban. Untuk pintu kamar mandi yang terkunci, belum dapat dipastikan apakah dikunci dari luar atau dalam.Seperti diketahui, Feby Kurnia, mahasiswi Geofisika UGM angkatan 2015 ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam toilet gedung S2 & S3 Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gajah Mada, Senin (2/5) malam. Korban diketahui merupakan mahasiswi asal Batam, Kepulauan Riau.

Rekomendasi