Terpidana mati, Wawan alias Awing, mengaku sudah kehilangan cara meyakinkan kematian Branch Manager PT Venera Multi Finance, Fransisca Yofie alias Sisca Yofie, tidak direncanakan. Usai mengikuti sidang Peninjauan Kembali (PK), Wawan pun bersumpah dia siap dicabut nyawa jika ada dalang di balik kematian Sisca."Saya bersumpah detik ini dicabut nyawa saya. Keluarga saya dilaknat, jika memang kalau ada yang nyuruh atau ada dalangi di balik (kematian Sisca Yofie) ini," kata Wawan usai sidang di PN Bandung, Selasa (3/5).Bukan cuma itu, Wawan dengan nada meninggi menyatakan siap menanggung dosa seluruh warga Bandung, jika benar kematian Sisca terkait dengan Kompol A. Kompol A terseret kasus itu karena pernah mempunyai hubungan spesial dengan korban."Saya sanggup menanggung dosa warga Bandung jika memang begitu," ujar Wawan.Wawan mengaku tidak tahu harus menyampaikan alasan apalagi, jika sumpahnya tidak membuat keputusan hukuman mati berubah."Alasan apalagi yang harus dilayangkan kalau saya sudah sumpah begini. Enggak benar kalau saya disuruh membunuh," imbuh Wawan.Dalam sidang dipimpin Majelis Hakim Janverson Sinaga, Wawan melalui salah satu kuasa hukumnya, Asep Permana, membacakan surat ditulis tangan oleh terpidana mati itu. Di dalam surat itu, Wawan bersumpah tidak pernah diminta membunuh Sisca. Dia juga mengaku tidak mengenal Kompol A.Menurut Asep, surat itu sudah dilampirkan dalam PK ditulis langsung Wawan, dan diteken di atas meterai tertanggal 15 November 2014."Harapan saya minta diringankan saja. Turun dari hukuman mati. Sesuai apa yang saya lakukan (menjambret)," tambah Wawan.
Berharap hukuman ringan, pembunuh Sisca Yofie umbar sumpah
Wawan mengaku siap menanggung dosa warga Bandung, jika diminta membunuh Sisca Yofie.
Rekomendasi