Puri (kerajaan) Denpasar terbakar. Padahal Puri tersebut baru selesai direnovasi. Kebakaran ini juga mengakibatkan Merajan (pura keluarga Puri) kena sebagian.Kebakaran terjadi di Puri Santrian (Puri Agung Denpasar) Senin (11/4) sekitar pukul 15.30 WITA. Sontak saja seluruh penghuni kios yang menempati pasar burung di Jalan Veteran, berhamburan membantu memadamkan api.Saat itu di areal Puri baru saja ada yang melangsungkan pernikahan. "Baru saja habis upacara pernikahan, tidak tau siapa yang menikah. Itu di keluarga Puri di depan, masih ada beberapa tamu undangan yang ada saat kejadian," ungkap salah seorang pedagang di pasar burung, Satria, Senin ( 11/4).Pemilik Puri Santrian (Puri Agung Denpasar) Anak Agung Erdi Arjaya mengatakan, luas bangunan yang terbakar sekira 8 are. Terdapat beberapa bangunan, dan sebagian ada bangunan yang disewakan.Pihaknya mengatakan pertama kali melihat api ada di kamar yang disewakan di sebelah selatan."Kami belum tahu apa penyebab kebakaran, yang penting ini apinya padam dulu,"ujarnya.Menurut Satria, Puri ini baru direnovasi sekitar 4 bulan yang lalu. Namun hari ini ludes terbakar. Sementara Puri yang di tempati Cokorda Ratmadi dan AA Ngurah Puspayoga masih dikatakan selamat dari amukan si jago merah.Hingga saat ini sejumlah unit mobil pemadam masih terlihat mondar mandir untuk memadamkan sisa percikan api. Informasi di lokasi, kebakaran berawal dari semburan api di sebuah warung yang letaknya berdampingan dengan kamar belakang Puri. Warung kedai kopi yang beralamat di Jalan Kedondong ini, terdengar ledakan sebuah kompor gas.Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat. Hanya saja, sesepuh Puri memastikan bahwa sudah terlihat api datang dari kamar bagian belakang milik keturunan keluarga raja, Denpasar ini.
Baru direnovasi, Puri Denpasar ludes terbakar
Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.
Advertisement
Rekomendasi