Kecurangan Ujian Nasional melalui layanan chat Line kembali terjadi di Yogyakarta. Tahun lalu lewat grup Line beredar bocoran soal UN yang akhirnya dibongkar oleh salah seorang siswa yang tidak terima dengan kecurangan tersebut.Hal serupa juga terjadi pada UN tahun ini di Yogyakarta. 195 Siswa dalam grup Line saling mencontek lewat chat tersebut.Ketua Ombudsman DIY, Budi Masturi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan tersebut dari salah seorang siswa yang merasa tidak terima dengan kecurangan tersebut."Dalam grup Line mereka saling membantu memberikan kunci jawaban. Ada yang mengirim foto soal dilayar komputer lalu dikirim dan meminta bantuan jawaban. Ada empat foto CBT dan tiga foto PBT yang ada di grup itu," kata Budi pada wartawan, Kamis (7/4).Para peserta grup Line tersebut saling berbalas chat ketika ujian hari pertama tengah berlangsung. Itu artinya beberapa siswa berhasil menyelundupkan handphone ke dalam ruang ujian meski sudah dilarang."Yang kami terima adalah foto-foto soal mata pelajaran bahasa Indonesia. Pelapor mendapati salah satu soal yang dikirim sama persis dengan yang dikerjakan saat ujian," ujarnya.Pelapor sendiri mengaku kaget setelah selesai ujian membuka handphonenya dan mendapati kecurangan tersebut. Pelapor pun tidak mengetahui identitas para siswa yang melakukan kecurangan itu. Sebab peserta grup tidak hanya berasal dari Yogyakarta, tapi juga di luar Yogyakarta."Sebagian besar peserta grup tidak saling mengenal. Ini yang akan kita tindak lanjuti laporan ini," ungkap Budi.Budi menyayangkan kecurangan seperti ini masih terus terjadi tiap tahunnya.
"Kenapa bisa handphone masuk ke ruang ujian? Pengawasannya bagaimana? Atau memang ini ada pembiaran? Ini akan kita dalami, sebab ada indikasi kalau memang pembiaran berarti sekolah juga turut bertanggung jawab," pungkasnya.