Sebuah rumah milik loper koran di daerah Banjar Abasan, Singapadu, Sukawati, habis dilalap api. I Made Suandi (60), hanya tertunduk lesu mendapati rumahnya hangus. "Dapur dan gudang perlengkapan upacara hingga bagian atap rumah saya dilalap api," kata Suandi, Senin (4/4).Saat kejadian, korban mengaku sedang tidak di rumah. Seperti biasa sejak Pukul 05.00 WITA, dirinya sudah meninggalkan rumah karena harus mengedarkan koran. Sementara istrinya, Ni Ketut Suri, habis memasak nasi, bergegas ke merajan (pura keluarga) untuk mempersiapkan upacara."Sehabis memasak, istri saya mengaku meninggalkan bara api dalam tungku, sembari memasak pakan ternak," terang korban.Dari keterangan tetangga korban, I Kadek Astrawan (39), sekira pukul 08.30 WITA, dirinya melihat api beserta asap keluar dari dapur milik korban yang berdekatan dengan gudang tempat penyimpanan kain sembahyang (wastra pura). Kemudian Kadek datang ke rumah korban, namun korban tidak ada di rumah karena sedang menjalani rutinitasnya sebagai pengedar koran."Yang ada hanya istrinya, Ni Ketut Suri di merajan. Saya dan Suri bersama-sama bergegas ke dapur dan mendapati api sudah besar. Kami sudah berusaha padamkan api, namun apinya justru tambah besar, " ungkapnya.Sekira Pukul 09.00 WITA, dua unit kendaraan pemadam kebakaran baru tiba dan sudah mendapati seluruh bangunan itu ludes dilalap api.Kapolsek Sukawati AKP I Wayan Wisnawa Adiputra menjelaskan, kebakaran terjadi karena kelalaian korban. "Dari keterangan istri korban, habis memasak nasi, api dalam tungku dibiarkan menyala karena masih masak pakan ternak, lanjut ditinggalkan. Api kemudian membesar dan merembet ke jaringan listrik sehingga terjadi korsleting listrik," ungkap Wisnawa.Dalam kejadian ini, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp 100 juta berupa bangunan dapur, gudang, dan bagian atap rumah tinggal berikut peralatan dapur serta perlengkapan upacara yang ada di dalamnya.
Lupa matikan tungku, rumah loper koran di Bali ludes dilalap api
Kejadian ini, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp 100 juta.
Advertisement
Rekomendasi