Cerita ayah Marshanda dirazia saat mengemis di Jalan Bangka

Setelah bercerai dengan Rianti Sofyan, Irwan sempat menikah kembali dengan wanita lain dan dikaruniai tiga anak.

Adriana Megawati
Oleh Adriana Megawati - Reporter
Cerita ayah Marshanda dirazia saat mengemis di Jalan Bangka
Ayah angkat Marshanda ditangkap Dinsos Jakarta. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Beberapa hari lalu publik digemparkan dengan munculnya seorang pria bernama Irwan Yusuf, ayah artis Marshanda. Dia ditangkap petugas P3S Suku Dinas Sosial DKI Jakarta karena kedapatan mengemis di kawasan Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (24/3)."Petugas kami di lapangan tadi mengamankan seorang pria yang hidup sendiri di jalan Bangka sekitar pukul 11.00 WIB. Dari pengakuannya, pria itu mengaku hidup sendiri sejak berpisah dari istrinya beberapa tahun yang lalu," ucap Musyidin, Kepala Suku Dinas DKI Jakarta saat ditelefonmerdeka.com Minggu malam (27/3).Setelah bercerai dengan Rianti Sofyan ibu Marshanda 15 tahun yang lalu, Irwan menikah kembali dan memiliki tiga orang anak dari hasil pernikahannya tersebut. Kemudian dia merintis usaha kecil-kecilan untuk memenuhi kehidupan keluarganya sehari-hari.Namun usaha yang dirintisnya di Banten mengalami kerugian besar. Usaha pertaniannya pun gagal terkena angin laut dan menyebabkan usaha cabainya merugi. Mulai saat itu, kehidupan Irwan mulai goyah, ia ditinggal oleh sang istri dikarenakan usahanya bangkrut. Selain itu, Irwan juga pernah ikut bekerja di bengkel temannya kawasan Bangka, namun sayang usaha bengkel tersebut bangkrut menyebabkan Irwan terpuruk karena diberhentikan tanpa pesangon.Selama tiga bulan terakhir ayah artis Marshanda itu mengemis di kawasan jalan Bangka, Jakarta Selatan. Ia mengaku mengemis dikarenakan lapar dan kesulitan untuk membayar uang kontrakan. Warga sekitar sering melihat Irwan berpindah-pindah hunian, mulai dari kontrakan yang layak huni hingga pernah tidur di emperan rumah warga."Saya kenal Irwan pas dia sudah mulai bangkrut. Dari situ dia mulai pindah-pindah kontrakan. Mulai dari kontrakan yang bagus sampai kontrakan petakkan," cerita Abib sahabat Irwan yang mengaku telah mengenalnya lebih dari lima tahun, Senin (28/3).Banyak warga yang merasa kasihan setiap melihat Irwan, karena ia benar-benar tak terurus. Apabila siang hari, Irwan kerap berpindah-pindah tempat istirahat. Beberapa kali ia terlihat sedang nongkrong di kuburan Kober Bangka IX atau lebih tepatnya pada bale-bale kuburan sambil merokok atau minum kopi untuk menghabiskan waktu. Jika matahari telah tenggelam, ia terkadang memilih untuk tidur di Bajaj yang terpakir di depan Kober atau di rumah kosong samping pabrik tahu di salah satu gang Bangka IX."Dia tidur di mana saja, di kursi gini atau di teras rumah warga. Warga juga enggak pernah ada yang ngusir, kadang juga suka dibikinin minum sama yang punya rumah," ujar salah satu warga Bangka RT 14 RW 03 yang enggan disebutkan namanya.Setelah dijaring dan diperiksa Dinas Sosial, Irwan Yusuf akhirnya diarahkan ke panti sosial di Cipayung, Jakarta Timur. Diakui Musyidin, bahwa pihak Dinas Sosial tidak menghubungi keluarga Marshanda, karena hal tersebut merupakan tugas pihak Panti Sosial."Sudin Sosial itu berkerja memberikan pelayanan sosial. Bisa menghalau, atau melarang orang berjualan di tempat-tempat khusus, hidup menggelandang, berjualan sembarangan, ngemis atau ngamen. Kami rujuk beliau (Irwan) ke Panti Bina Insani Bangun Daya di Cipayung. Dia sudah terlindungi," tutur Musyidin.Senin lalu (28/2) pemain sinetron Kisah Sedih di Hari Minggu, Andriani Marshanda akrab disapa Chacha datang menemui sang ayah di Panti Bina Insani Bangun Daya dan ditemani sang kekasih Egi John dengan menggunakan pakaian serba hitam ia membenarkan bahwa Irwan Yusuf adalah ayahnya saat awak media mencecar beberapa pertanyaan kepadanya."Semalam aku dapat kabar dari temanku, dia kirim link berita tentang papa dan ada fotonya, dan emang banar (Irwan Yusuf). Jadi aku gak kaget sih, karena ini udah cerita lama di keluargaku. Aku pernah lost contact sama papa. Jadi buat aku ini malah good news ya bisa ketemu papa lagi," ucap Marshanda saat akan menemui ayahnya di Panti Bina Insani Bangun Daya, Cipayung, Jakarta Selatan, Senin (28/3).Walaupun sang ayah mengalami kondisi perekonomian yang kurang baik, ia mengaku tetap menghormati sang ayah sebagai orangtua. Diakuinya ia sangat kecewa dengan sikap orang-orang yang memandang Irwan Yusuf sebelah mata."Ada orang yang Whatsapp 'sabar ya cha' tapi buat aku sabar buat apa? karena ini bukan sesuatu yang memalukan buat aku. di manapun juga papa tetap papaku, aku sayang sama papa. Aku menerima dia apa adanya dan orang-orang terdekat aku tahu itu," ungkapnya.Diakuinya bahwa sejak duduk di bangku SMA Marshanda ingin mengajak sang ayah untuk tinggal bersama, dan mengurus segala sesuatu sang ayah. "Dari SMA pengen banget, pengen aku yang urus papa dan bantu papa. cuma dari keluargaku mikirnya Chacha masih SMA, masih sekolah dan masih ada pekerjaan, apa itu bukan tanggung jawab yang terlalu besar untuk seorang remaja. Kelak kalau ketemu papa aku bantu semaksimal yang aku bisa," pungkas Chacha.

Rekomendasi