Keluarga anggota TNI korban heli jatuh diberi santunan Rp 400 juta

Santunan untuk 1 anak dari masing-masing korban sebesar Rp 30 juta.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Keluarga anggota TNI korban heli jatuh diberi santunan Rp 400 juta
Jokowi layat anggota TNI korban heli jatuh di Poso. ©2016 merdeka.com/faiq hidayat

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, keluarga 13 korban jatuhnya helikopter TNI AD jenis Bell 412 EP nomor HA 5171 mendapatkan santunan dari Asuransi ABRI (Asabri). Santunan tersebut untuk membantu kehidupan keluarga korban."Keluarga korban akan dapat santunan dari Asabri dalam jumlah besar," ucap Gatot di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (22/3).Gatot mengatakan, santunan dari Asabri untuk setiap keluarga korban sebesar Rp 400 juta dan santunan untuk 1 anak dari masing-masing korban sebesar Rp 30 juta. Mereka juga akan mendapatkan rumah untuk para keluarga korban."TNI juga menjamin semua anak prajurit yang jadi korban‎ dijamin sekolahnya sampai sarjana. Kami juga pertimbangkan, sesuai tempat domisilinya," kata dia.Lanjut dia, Polri juga memberikan santunan untuk para keluarga korban. Namun ia tak menyebutkan jumlah nominalnya. "Dari Polri juga memberikan santunan‎," ucap dia.Untuk diketahui, helikopter milik TNI AD mengalami kecelakaan pada Minggu (20/3) kemarin.‎ Helikopter jenis Bell 412 ED HA 5171 itu jatuh di perkebunan Kasiguncu, Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ‎menewaskan 13 orang penumpang.Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman menyatakan 13 penumpang helikopter TNI AD jenis Bell 412 EP nomor HA 5171 yang jatuh di Poso, Sulawesi Tengah, untuk operasi perbantuan Tinombala. Penyebab jatuhnya heli TNI AD tersebut karena faktor cuaca."Musibah yaitu jatuhnya Helikopter milik TNI AD sedang melaksanakan tugas operasi perbantuan kepada Polri di Poso Pesisir Selatan, Kab Poso Sulawesi Tengah," kata Mayjen Tatang Sulaiman saat konfrensi pers di Mabes TNI, Jakarta, Minggu (20/3).Berikut nama penumpang jatuhnya heli di Poso, Sulawesi Tengah:1. Kolonel (Brigjen) Inf Saiful Anwar (Danrem 132/Tdl)

2. Kolonel (Brigjen) Inf Heri

3. Kolonel (Brigjen) Inf Ontang R. P.

4. Letkol (Kolonel) Cpm Tedy

5. Mayor (Letkol) Inf Faqih

6. Kapten (Mayor) Dr.Yanto

7. Prada (Pratu) Kiki

8. Kapten (Mayor) Cpn Agung

9. Lettu (Kapten) Cpn Wiradi

10. Lettda (Lettu) Cpn Tito

11. Serda (Sertu) Karmin

12. Sertu (Serka) Bagus

13. Pratu (Praka) Bangkit

Rekomendasi