Pascakebarakaran yang terjadi di Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) RSAL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat kini sudah mulai berjalan normal. Seluruh aktivitas di rumah sakit berjalan seperti sedia kala.Pantauan merdeka.com pukul 15.19 WIB, sejumlah orang masih bisa masuk ke dalam RSAL Mintohardjo untuk berobat. Meski saat ini ruang chamber Pulau Miangas tengah dilangsungkan olah TKP oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor)."Masih normal. Tadi saya berobat, masih tetap pelayanannya," ucap seorang pasien wanita yang enggan disebutkan namanya ketika ditemui di depan Unit Gawat Darurat (UGD) RSAL Mintohardjo, Jakarta, Selasa (15/3).Hal yang sama juga dikatakan oleh salah seorang anggota TNI AL yang bertugas. Ia menjelaskan pelayanan RSAL Mintohardjo tetap sedia kala. Baik itu perobatan, perawatan tidak terganggu signifikan dengan peristiwa kemarin. "Masih, masih normal," katanya.
Namun, pengamanan RSAL Mintohardjo saat ini masih terlihat ketat. Siapapun yang tidak berkepentingan dilarang masuk. Khususnya awak media, dilarang memasuki area RSAL Mintohardjo.Diketahui sebelumnya, Senin 14 Maret 2016 kebakaran disertai ledakan terjadi di ruangan tabung Chamber Pulau Miangas, Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) RS TNI AL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.Dalam peristiwa tersebut, empat orang tewas, yakni, mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol (Purn) R Abubakar Nataprawira dan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo, Edi Suwardi Suryadiningrat dan Dimas Qadar Radityo yang keduanya belakangan diketahui merupakan besan dan adik dari menantu Irjen Pol (Purn) R Abubakar Nataprawira.