Melacak jejak hilangnya Labora hingga ke bawah tanah

Kondisi kesehatan Labora yang menguatkan dugaan aparat bahwa mantan anggota Polres Raja Ampat ini tidak pergi jauh.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Melacak jejak hilangnya Labora hingga ke bawah tanah
Labora Sitorus. ©2016 merdeka.com

Terpidana kasus pembalakan liar dan pencucian uang, Labora Sitorus kerap izin keluar penjara dengan berbagai alasan. Terakhir mantan anggota Polres Raja Ampat itu, izin untuk menjalani terapi di kediamannya Kelurahan Tampa Garam Distrik Sahoka, Kota Sorong."Jadi tidak benar jika ada informasi yang beredar bahwa Labora Sitorus melarikan diri. Yang benar Labora sakit stroke berat butuh terapi intensif sehingga diizinkan karena fasilitas untuk terapi penyakit itu belum ada di Lapas," ujar Kepala Lapas Kota Sorong Maliki Hasan dilansir dari Antara, Minggu (1/11).Akibat sering keluar dan jarang kembali ke Lapas Kota Sorong, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berencana memindahkan Labora Sitorus ke Jakarta. Pemerintah akan memindahkannya dari Lapas Sorong ke Lapas Cipinang, Jakarta untuk mendapatkan perawatan dan fasilitas kesehatan yang lebih memadai.Tepat sebelum dipindahkan ke Lapas Cipinang, Jakarta, Labora justru kabur. Padahal Tim Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan ratusan aparat Polres Sorong Kota dan Brimob Polda Papua Barat, sudah siap menjemput dari kediaman Labora di Kelurahan Tampa Garam, Kota Sorong."Labora Sitorus selama ini tidak di Lapas Sorong tetapi yang bersangkutan berada di rumahnya di Kelurahan Tampa Garam, Kota Sorong, dengan alasan sakit. Seharusnya Labora Sitorus kooperatif kembali ke Lapas Sorong untuk menjalankan hukumannya yang sudah berkekuatan hukum tetap," kata Kakanwil Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua Barat Agus Purwanto.Menurut warga di sekitar kediaman Labora di Kelurahan Tampa Garam, Kota Sorong, Labora akan bunuh diri, jika dia dipindahkan dari Lapas Sorong ke Lapas Cipinang.Kalapas Sorong, Maliki menduga Labora kabur lewat jalur laut. Namun pihaknya memastikan Labora masih di wilayah Sorong."Labora diduga kabur melalui jalur laut saat tim eksekusi dan aparat kepolisian mendobrak masuk kediamannya, di Kelurahan Tampa Garam Kota Sorong," kata Maliki.Kondisi kesehatan Labora yang menguatkan dugaan aparat bahwa mantan anggota Polres Raja Ampat ini tidak pergi jauh. Labora Sitorus diketahui sedang sakit dan tidak bisa berjalan jauh bahkan lari. Diduga saat ini Labora dalam lindungan keluarga dan karyawannya."Kami juga mendapat informasi Labora berada di kediamannya di Distrik Klamono Kabupaten Sorong namun setelah dicek tidak ada. Yang jelas Labora masih di wilayah Sorong belum keluar daerah ini," ujar Maliki.Sementara itu, warga sekitar menduga Labora Sitorus bersembunyi di ruang bawah tanah dalam areal PT Rotua Kelurahan Tampa Garam, Kota Sorong, agar tidak dieksekusi ke Lapas Cipinang Jakarta. Dia mengatakan, Labora juga mengancam bunuh diri jika dieksekusi pindah dari Lapas Kota Sorong ke Lapas Cipinang Jakarta.Anjas (34) warga di sekitar PT Rotua di Kelurahan Tampa Garam, mengatakan, bahwa Labora Sitorus kemungkinan masih berada di areal perusahaan miliknya dan tidak lari ke mana-mana. "Kami menduga Labora Sitorus bersembunyi di ruang bawah tanah di areal PT. Rotua, karena yang bersangkutan sudah berjanji hidup dan mati di tempat itu tidak ke mana-mana," kata Anjas. Terpisah, Kalapas Sorong Maliki mengatakan, pihaknya bersama kepolisian sudah melakukan penyisiran di l Rotua. Namun tidak menemukan tanda-tanda ruang bawah tanah yang dicurigai warga setempat.Hingga kini Labora Sitorus belum ditemukan aparat kepolisian. Aparat keamanan juga masih terus mencari pelarian Labora.

Rekomendasi