Jakarta Toys and Comics Fair 2016 yang digelar di Balai Kartini Jakarta pada tanggal 5-6 Maret ini merupakan ajang para gamers maupun comics lovers. Walaupun diadakan dua kali dalam setahun, yakni bulan Maret dan September, induk ajang ini paling besar diadakan pada bulan ini.Dari 250 booth yang mengikuti dan turut meramaikan acara Jakarta Toys and Comics Fair 2016 ini, terdapat salah satu booth yang selalu ramai dikerumuni para pengunjung di antara booth-booth lainnya. Booth itu adalah yang mempromosikan pembuatan jasa print dalam bentuk 3D. Booth tersebut mengedepankan banner-nya yang bertuliskan "make things 3D", dan itu membuat orang-orang yang sudah tahu bahkan awam sekalipun ikut tergugah karena penasaran di buatnya sehingga ingin segera melihat, mengetahui bagaimana proses dari tahap pembuatan awal sampe akhirnya. Sisilia Yunita selaku Marketing Director serta partnernya Viken dari PT Berjaya Inovasi Global turut menjelaskan tentang bagaimana proses pembuatan cetak dalam bentuk 3D tersebut. "Dari segi marketing kita jual mesin, lalu jasa printing-nya, serta jasa 3D modaller-nya. Dari mereka-mereka yang order ini kan tidak semuanya paham dengan dunia desainnya, jadi untuk mereka yang masih awam kita bantu dengan membuat desain 3D nya terlebih dahulu dalam bentuk sketch, lalu barulah masuk ke tahap printing," ucap Sisilia dalam pameran Jakarta Toys and Comics Fair 2016 di Balai Kartini Jakarta (5/3).Dia juga mengatakan alasannya ikut serta dalam acara ini, yakni tak lain adalah kebutuhan para customer-nya sendiri akan koleksi barang-barang mereka yang rusak. "Kenapa kita ikut acara Toys ini, karena mereka para peminatnya rata-rata adalah kolektor barang yang rusak, patah, dan gak ada pengganti. Untuk itu kita bantu mereka untuk me-recharge nya," ujar Sisilia.Selain toys, Jasa Print 3D ini juga condong ke miniatur property dari arsitektur dan masih banyak lagi. "Pembuatan jasa dari bentuk 3D ini sebenarnya sudah banyak yang tahu, jadi misalkan Company yang memiliki mesin rusak dapat kita bantu untuk memperbaikinya. Untuk proses pembuatannya sendiri dapat memakan waktu yang cukup lama tergantung dari kebutuhan customer sendiri. Kita perlu ngukur, karena ini kan presisi dan semua ada ukurannya, entah tingginya berapa, diameternya berapa, ketebalannya berapa, semuanya harus sesuai dengan komponen yang pas dan siap untuk diprint. Dengan berbahan dasar LA yang safety kita bisa langsung print hasil sketchnya," pungkasnya lagi. Dengan berbandrol Rp 5.000 PLA/Gr), Rp 25.000 (Resin/Gr) untuk jasa print 3D, para pecinta product 3D dapat membuat Toy & Repair, Custompart, Maket, Gimmick, Product, Prototype, serta Simplemolding.
Jasa Print 3D banyak digandrungi pecinta Toys masa kini
"Dari segi marketing kita jual mesin, lalu jasa printingnya, serta jasa 3D modaller-nya."
Rekomendasi