Rekonstruksi kematian manajer cabang Mandiri, 13 adegan diperagakan

Dalam waktu dekat, penyidik akan melimpahkan berkas kasus ini ke kejaksaan.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Rekonstruksi kematian manajer cabang Mandiri, 13 adegan diperagakan
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Dengan pengawalan ketat dari sedikitnya 50-an anggota, Polres Ogan Komering UlU (OKU) menggelar rekonstruksi pembunuhan manajer Bank Mandiri Cabang Baturaja, Yoppy Novriandi (35), Sabtu (27/2). Dalam waktu dekat, penyidik akan melimpahkan berkas kasus ini ke kejaksaan.Rekonstruksi sebanyak 13 adegan tersebut dimulai dari kedatangan tersangka MA (15) dan RS (15) mendatangi kontrakan tersangka AK (17) di Desa Tanjung, Baturaja Timur. Ketiganya terlibat dalam obrolan terkait upaya kenalan dengan korban.Kemudian, adegan dilanjutkan di depan SD Negeri 5 di Jalan Cokro Aminito, Pasar Lama, Baturaja. MA dan SP (16) menunggu korban di pinggir jalan. Korban datang sendiri mengendarai mobil Toyota Rush BG 1594 RT warna hitam.Setelah mengobrol dari luar mobil dengan membuka kaca pintu, MA dan SP masuk mobil. Mereka berkeliling Baturaja. Beberapa jam kemudian, mereka bertiga langsung ke GOR Baturaja.Dalam perjalanan, kendali setir dipegang SP. Sementara korban duduk di belakangan bersama tersangka MA. Saat itulah, MA merasa tidak senang karena diduga diperlakukan tidak pantas oleh korban. MA pun menjerat leher korban menggunakan fanbel hingga tewas di tempat.Melihat korban tewas, MA dan SP menghubungi rekannya AK dan RS. Mereka pun menguburkan jasad korban di semak-semak.Kasat Reskrim Polres OKU AKP Rivanda mengungkapkan, rekonstruksi tersebut untuk melengkapi berkas perkara. Secepatnya, pihaknya akan melimpahkannya ke kejaksaan untuk proses selanjutnya."Karena para tersangka masih terbilang anak-anak, akan segera kita limpahkan," ungkap Rivanda, Sabtu (27/2).Mengenai keberadaan pelaku SP yang masih buron, Rivanda mengatakan, pihaknya masih melakukan perburuan. "Masih kita kejar, tim masih di lapangan," pungkasnya.

Rekomendasi