Marvil Budiman, salah satu saksi pasangan calon Wali Kota Manado nomor urut 1, Harley Mangindaan-Jemmy Asiku, terpaksa diusir dan diamankan petugas keamanan. Sebabnya, dia adu mulut dengan Camat Sario dan menggebrak meja, sesaat sebelum perhitungan suara PPK Sario dimulai, Jumat (19/2).Menariknya, saat Marvil beranjak keluar, tindakan itu diikuti saksi pasangan nomor urut empat, HJP-TORA. Camat Sario, Tresje J Mokalu, saat dikonfirmasi menceritakan, awalnya dia mendapat laporan masyarakat ada kotak suara sudah terbuka bagian segelnya. Mendapat kabar itu, Tresje langsung menuju Sekretariat PPK Sario berlokasi di lantai 2 Kantor Camat. Tiba di Sekretariat, setelah meminta izin, dia langsung menjelaskan laporan diterimanya. Belum sempat menjelaskan, dia langsung mendapat sanggahan dari saksi itu."Interupsi, Camat tidak boleh intervensi, tidak boleh ada di sini," kata Tresje menirukan ucapan saksi.Mendapat interupsi dari saksi, Tresje berusaha menjelaskan, sebagai pemerintah, dia wajib menindaklanjuti laporan."Sementara saya menjelaskan, dirinya masih baribut (berkoar-koar) sampai menggebrak meja. Nah, saat itu saya langsung mengusirnya. 'Keluar kamu dari sini, sebagai tamu Anda tidak sopan," ujar Tresje menirukan ucapan saksi.Setelah saksi keluar dengan kawalan petugas kepolisian berjaga, Tresje kembali meminta petugas PPK melanjutkan pleno."Saya kan pemerintah di sini, saya yang bertanggung jawab. Kalau ada kehilangan di sini, siapa yang mau dipersalahkan? Pasti saya sebagai tuan rumah," lanjut Tresje.Pantauan merdeka.com, pleno perhitungan suara di PPK terus berjalan seperti biasa dengan penjagaan petugas kepolisian.
Gebrak meja, saksi calon Wali Kota Manado diusir saat pleno
Proses penghitungan masih terus dilanjutkan hingga saat ini.
Rekomendasi