Kapolda Jabar minta anak buahnya tak sembarangan makan

Menindaklanjuti imbauan waspada teror lewat sianida.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Kapolda Jabar minta anak buahnya tak sembarangan makan
Telegraf ancaman teroris. ©2016 Merdeka.com

Kepolisian Jawa Barat mengakui pihaknya menerima edaran dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti soal imbauan waspada teror lewat sianida. Menindaklanjuti imbauan tersebut, Kapolda Jabar Irjen Moechgiyarto menginstruksikan kepada jajarannya untuk tidak sembarang menerima makanan dari orang tidak dikenal.

"Pasti disampaikan (pada jajarannya). Kalau ada yang beri makanan dan tidak dikenal. Jangan buru-buru! Kita cek dulu sumbernya dari mana," ujar Kapolda kepada wartawan, Kamis (18/2).

Pesan Kapolri kepada seluruh anggota Polri yang tertera dalam telegram nomor STR/11/2016/ROOPS menyebutkan kelompok teroris akan melakukan aksinya dengan memberi dan mengirim makanan sudah dicampur dengan sianida.

Aksi itu tentu tidak lepas atas kematian I Wayan Mirna Salihin yang diduga diracun rekannya, Jessica Kumala Wongso saat tengah menyeruput kopi di kawasan Mal Grand Indonesia.

Dia meminta kepada jajarannya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, karena memang Polri saat ini disebut menjadi sasaran aksi teror lewat beragam modusnya.

"Kita ke grup WhatsApp dan meminta ambil tindakan kewaspadaan. Dan juga kita masyarakat tetap waspada. Karena kewaspadaan kita sudah lakukan jauh-jauh sebelumnya," jelasnya.

Jenderal polisi bintang dua itu mengaku, pernah mendengar akan adanya roti brownies beracun yang menyasar jajarannya. Tapi kewaspadaan itu jangan cuma di kue saja.

"Awalnya informasi kita terima roti brownieskan. Tapi kita kembangan, jangan brownies saja," terangnya.

Rekomendasi