Semua pasangan yang menikah pasti memiliki impian hidup bersama sampai maut memisahkan. Tak hanya itu, setiap pasangan juga berjanji akan tetap berpegangan tangan dalam suka dan duka.Itu pula yang mungkin dirasakan pasangan Gatot Pudjo Nugroho dan istri mudanya Evy Susanti. Cinta mereka kini sedang diuji karena terjerat dalam kasus korupsi yang sama.Mantan gubernur Sumut itu menjadi tersangka dalam kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Status tersangka yang sama juga diberikan pada Evy."Hasil ekspose (pada rapat pimpinan dan tim lengkap) progres kasus OTT Hakim PTUN maka KPK per hari ini akan menerbitkan sprindik dengan menetapkan Gubernur Sumut, GPN dan ES sebagai tersangka," kata Plt Wakil Ketua KPK, Indriyanto Seno Adji, Juli tahun lalu.Tentunya kondisi sungguh tidak mengenakkan. Cinta mereka harus terhalang jeruji. Belum lagi harus berpisah dengan anak-anaknya.
Sidang Gatot Pujo Nugroho dan istri ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahmanMeski dalam cobaan, Gatot dan Evy tampaknya selalu menunjukkan ketegarannya. Bahkan dalam beberapa kesempatan, keduanya tak segan mempertontonkan kemesraan mereka di hadapan kamera.Seperti saat mengikuti sidang dengan agenda penuntutan pada Rabu (18/2) kemarin. Keduanya yang duduk di kursi pesakitan, terlihat sangat tenang.Oleh JPU, Gatot dituntut 4 tahun enam bulan dengan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan. Sementara itu Evi istrinya dituntut 4 tahun dikurangi masa tahanan dan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan.Seperti sudah bisa menduga tuntutan yang diberikan jaksa, keduanya tak memperlihatkan reaksi berlebihan. Wajah pasangan yang sering mengenakan seragam batik bercorak senada itu terlihat datar saja.Mendengar tuntutan itu, Gatot tampak membesarkan hati sang istri dengan merangkul bahunya."Saya dan istri akan melakukan pembelaan minggu depan," kata Gatot sembari merengkuh bahu istrinya di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakpus, Rabu (17/2)."Kami maunya bebas tapi kami akan lakukan pembelaan," sambung Gatot yang diamini Evy.Cerita kemesraan Gatot dan Evy sejak berurusan dengan KPK sebenarnya bukan kali ini saja terlihat. Beberapa waktu lalu, Gatot juga terlihat merangkul pinggang sang istri usai diperiksa pada 28 Juli lalu di KPK.
Sidang Gatot Pudjo Nugroho ©2015 merdeka.com/imam buhoriKala itu, tangan kanan Gatot terlihat merangkul pinggang wanita berparas cantik tersebut. Gatot seperti berusaha melindungi istrinya dari cecaran wartawan.Saat akan bersidang, Gatot yang satu jadwal dengan Evy juga sering menunjukkan mereka tetap baik-baik saja meski tersangkut kasus korupsi.Keduanya sering terlihat bercengkrama sambil menunggu persidangan dimulai. Mereka tampak berbincang, kadang berbisik kemudian saling tertawa kecil.Untuk diketahui, Evy adalah istri muda dari Gatot. Istri pertama Gatot bernama Sutias Handayani.Entah bagaimana perkenalan Gatot dan Evy bermula. Namun dijelaskan Razman, mantan pengacara mereka Evy merupakan anak dari mantan pejabat di lembaga negara."Ibu Evy itu orang tuanya adalah mantan Sekretaris Dirjen Kementerian Kesehatan," kata Razman di gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/7).
Advertisement
Selain itu, Razman menyebutkan bahwa Evy merupakan seorang sarjana hukum. Dia mengklaim kliennya adalah seorang ahli hukum dan pernah dipercaya terlibat di kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin)."Ibu Evy seorang sarjana uang mengerti hukum. Beliau juga pengurus Kadin dan ada usaha-usaha salah satunya kecantikan. Saya tidak dalami," bebernya.Oleh sebab itu, Razman mengklaim kalau kliennya tidak memiliki harta dari tindak pidana korupsi. Menurut dia, kekayaan yang dimiliki Evy adalah murni dari hasil pekerjaan dan pemberian Gatot sebagai suaminya."Jadi dana selama ini murni dari pekerjaan dan pemberian suaminya (Gatot) tidak dalam rangka hasil pemerasan atau janji apalagi suap," kilahnya.