Bupati Purwakarta tantang MUI bongkar patung di kantor polisi Jabar

Selama ini MUI meminta Dedi menghancurkan pembangunan patung di Purwakarta karena menyalahi aturan.

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Bupati Purwakarta tantang MUI bongkar patung di kantor polisi Jabar
Bupati Dedi Mulyadi. ©2015 Merdeka.com

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menantang orang-orang yang kerap mengkritik pembangunan patung di Purwakarta. Menurutnya, selama ini patung di Purwakarta selalu saja dikritisi. Bahkan, Kamis (11/2) kemarin patung Arjuna di Kecamatan Wanayasa dirusak dan dibakar massa. Tak hanya itu, sebelumnya tahun 2011, sejumlah patung di Purwakarta pun dibongkar.Dedi mengatakan, jika pendirian patung tersebut menyalahi aturan agama, maka patung-patung di Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar juga harus mendapat perlakuan yang sama."Di kantor polisi dan tentara di Jabar itu suka ada patung harimau lodaya sampai patung tentara. Jika logikanya patung menyalahi aturan agama, maka saya tantang mereka yang suka mengkritik patung untuk melakukan hal yang sama pada patung-patung di kantor polisi dan tentara. Jangan berlakukan kritik patung haram itu pada Dedi Mulyadi saja, yang objektif dong," kata Dedi kepada wartawan, saat ditemui di kawasan wisata Sri Baduga, Jumat (12/2).Selama ini, organisasi dakwah Manhajus Solihin pimpinan Muhammad Syahid Joban dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta, meminta Dedi menghancurkan pembangunan patung di Purwakarta karena menyalahi aturan. Bahkan, MUI Purwakarta melayangkan surat resmi dengan nomor 207/07-X/MUI/XII/2015 yang berisi arahan dan rekomendasi soal penghentian pembangunan patung.Dedi berjanji akan membongkar semua patung yang dibangunnya di Purwakarta, jika MUI dan Manhajus Solihin ini berani mengkritisi dan membongkar patung-patung di kantor tentara dan polisi."Jika mereka itu berani bongkar patung harimau lodaya dan patung di kantor polisi dan tentara di Jabar, maka saya akan bongkar semua patung yang saya bangun di Purwakarta, saya tidak akan menunggu disuruh, akan saya bongkar sendiri," ujarnya.

Rekomendasi