Lokasi jatuhnya Super Tucano di Malang akan dibangun monumen

Nama empat korban jiwa akibat kecelakaan tersebut akan dicantumkan di tugu untuk mengenang jasa pengorbanannya.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Lokasi jatuhnya Super Tucano di Malang akan dibangun monumen
Evakuasi bangkai Super Tucano. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Lokasi jatuhnya pesawat Super Tucano TT-3108 di Kelurahan Blimbing, Kota Malang akan dibangun sebuah tugu monumen. Nama empat korban jiwa akibat kecelakaan tersebut akan dicantumkan di tugu untuk mengenang jasa pengorbanannya.Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama Djoko Senoputro mengungkapkan, TNI AU akan membeli tanah yang sekarang sudah diratakan. Tanah tersebut akan diwakafkan ke musala Baiturahman, hanya beberapa dimanfaatkan untuk monumen."Kami sedang bernegosiasi dengan yang punya. Kami akan beli itu, kemudian akan kami wakafkan ke musala," katanya, Jumat (12/2).Tanah tersebut merupakan milik Mujianto, salah satu korban kecelakaan pesawat Super Tucano TT-3108. Rumah Mujianto sebelumnya sudah dirobohkan untuk evakuasi badan pesawat yang menancap di bagian dapur.Istri Mujianto sendiri menjadi korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sementara waktu Mujiono dan anaknya tinggal di rumah salah satu tetangganya."Kemudian dibangun sebagai tugu untuk dicantumkan telah terjadi kecelakaan pilotnya ini, korban ini-ini kita cantumkan di situ," katanya.Djoko telah menemui Mujianto dan anaknya. Keluarga sudah menyetujui, hanya saja karena masih dalam suasana berduka, belum bisa memberikan keputusan."Menunggu keluarga besar akan berkoordinasi lagi. Kami akan mengikuti apa yang menjadi kemauan mereka. Masih belum bisa berpikir, memang tidak bisa secara langsung," katanya.Selain rumah Mujianto, dua rumah lain juga mengalami kerusakan. Namun karena kerusakannya dinilai tidak begitu parah, pihak TNI AU hanya akan membantu renovasi."Itu akan kita ganti rugi. Dibantu solusinya untuk kembali diperbaiki," tegasnya.Rumah kategori rusak adalah milik Ibu Tafsir yang mengalami retak-retak di tembok. Rumah janda yang sehari-hari tinggal bersama pembantunya itu memang bersebelahan dengan rumah Mujianto, yang menjadi TKP jatuhnya pesawat.Kerusakan parah juga dialami rumah keluarga Kis Mujiati yang mengangga karena hujaman pesawat. Rumah Mujiati berada di sebelah kiri rumah Mujianto. Lubang tempat kepala Super Tucano TT-3108 berada di sumur Mujianto yang bersebelahan dengan rumah Mujiati.

Rekomendasi