Warga keturunan Tionghoa berbondong-bondong mendatangi sejumlah vihara di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Hingga pukul 10.30 WIB, Vihara Dharma Jaya Toasebio di Jalan Kemenangan III No 48, Jakarta Barat tampak dipadati warga yang hendak bersembahyang.
Tak hanya warga keturunan Tionghoa yang memadati Vihara Toasebio, warga penduduk lokal juga terlihat memadati vihara. Memakai pakaian seadanya, warga pribumi tampak menunggu masyarakat yang beribadah untuk selanjutnya membagikan amplop berwarna merah.
"Lagi nyari duit," kata Anwar yang tengah duduk bersama ibunya di lokasi, Senin (8/2).
Tradisi membagikan uang kepada warga pribumi yang telah menunggu di pelataran Vihara ini sudah biasa dilakukan. Meski tak semua membagikan tapi mereka tetap menunggu sedekah di hari raya Imlek ini.
"Enggak semua bagi-bagi. Yang uangnya udah enggak ketampung aja yang bagi-bagi rata," kata Tuti ibu dari Anwar.
Kepada merdeka.com Tuti mengaku baru pertama kali ikut mengais rezeki di tahun baru Imlek. Warga asal kampung ayam ini sengaja datang ke Vihara bersama anak dan suaminya berharap dapat uang sedekah.
"Saya sih iseng aja di rumah. Ke sini cuma main aja, siapa tau dapet angpao buat jajan anak saya. Kalau yang pakai amplop, biasanya paling kecil dua puluh sampai seratus. Kalau pakai kupon paling tiga puluh," kata dia.
Untuk menghindari keributan saat pembagian angpao, sejumlah petugas keamanan mulai dari pengamanan dalam hingga satpol pp dan kepolisian serta tentara ikut berjaga.