Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Buleleng, Bali menyebabkan banjir bandang yang melanda empat dusun di desa Penyabangan, Kecamatan Gerograk. Selain itu, sebanyak 160 KK yang tinggal di wilayah perbukitan Dusun Musi dan Banyupoh terisolir karena akses jalan terputus akibat tertutup bebatuan dan lumpur usai longsor.Gubernur Made Mangku Pastika yang datang meninjau lokasi meminta kepada Dinas Sosial Provinsi untuk menambah pasokan sembako dan disalurkan secara merata, khususnya warga yang terisolir di daerah perbukitan.Tak hanya itu, Pastika juga meminta data rumah-rumah yang hancur maupun rusak, untuk selanjutnya akan diberi bantuan bedah rumah atau renovasi."PU tolong tambah alat beratnya minimal biar ada lima, supaya kerjanya cepat untuk memindahkan batu-batu ini, sehingga akses jalan terbuka untuk memudahkan penyaluran bantuan. Dinas Sosial tolong tambah sembako yang akan disalurkan, rumah-rumah yang rusak juga didata, yang hancur akan kita bangun lagi, yang rusak kita renovasi. Lagi dua minggu saya berjanji akan ke sini lagi, melihat perkembangannya," kata Pastika, Rabu (27/1).Sementara itu, Polres Buleleng juga menerjunkan anggotanya untuk membersihkan lokasi dari reruntuhan kayu dan bebatuan yang mengurug empat desa di wilayah ini. Wakapolres Buleleng Kompol Michael Risakotta memerintahkan bawahannya untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana. Sebab diakuinya, hingga saat ini cuaca masih kurang bersahabat."Kami (Polri) dan TNI sebagai bagian dari Badan SAR, yang bekerja sama dengan BPBD memang sudah tugas kami ini untuk membantu dan mengevakuasi para korban," ujar Kompol Michael.
Banjir bandang di Buleleng, ratusan warga terisolir di perbukitan
Akses jalan terputus akibat tertutup bebatuan dan lumpur usai longsor.
Rekomendasi