Komisi V DPR mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera menuntaskan perbaikan underpass senilai Rp 6,6 miliar di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kondisi ini penting lantaran intensitas hujan yang semakin tinggi.Anggota Komisi V DPR, Muhammad Toha menegaskan, penuntasan perbaikan underpass di Jalan Slamet Riyadi, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura itu, mendesak, karena intensitas hujan yang semakin tinggi."Penyelesaiannya harus cepat tuntas, kami dari Jakarta selalu memantau," ujar Anggota Komisi V DPR, Muhammad Toha, Minggu (10/1).Toha langsung memantau kondisi underpass di Jalan Slamet Riyadi, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura itu. Menurut dia, setelah tuntas perbaikan underpass di bawah double track Solo-Yogyakarta itu segera diserahterimakan ke Pemkab. Hal tersebut dilakukan, agar penanganan underpass lebih optimal. Apalagi tahun ini, Kemenhub banyak mengurusi proyek tol di luar Jawa.Dia berharap meskipun nantinya sudah diserahterimakan, Kemenhub tidak lepas tangan. Karena belum ada uji coba bebas dari banjir. Pihaknya tetap akan memantau underpass yang diklaim menjadi solusi kemacetan di lintasan rel kereta api di Kota Solo itu."Kami akan memanggil Kemenhub jika memang pada tahun ini, underpass senilai Rp 27 miliar tersebut kembali bermasalah. Dulu saya minta dipanggilkan kontraktornya juga. Tapi akhirnya tidak jadi. Hanya perwakilan Kemenhub yang kami panggil ke DPR," pungkas Toha.
DPR desak Kemenhub segera tuntaskan perbaikan underpass di Sukoharjo
DPR akan memanggil Kemenhub jika memang pada tahun ini, underpass senilai Rp 27 miliar tersebut kembali bermasalah.
Advertisement
Rekomendasi