Menpora surati Kapolri minta izin penggunaan Stadion GLBA untuk PON

Stadion bertaraf internasional itu saat ini masih dalam penyidikan Bareskrim Mabes Polri.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Menpora surati Kapolri minta izin penggunaan Stadion GLBA untuk PON
Ilustrasi Stadion GBK. ©2015 Merdeka.com

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) masih berpeluang digunakan pada ajang PON ke-XIX/2016 di Jawa Barat. Kementerian Pemuda dan Olahraga menyurati Kepolisian untuk meminta izin penggunaan stadion bertaraf internasional itu yang saat ini masih dalam penyidikan Bareskrim Mabes Polri.Hal itu dikatakan Ketua Umum Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 Jawa Barat Ahmad Heryawan usai rapat PB PON, di Gedung Sate, Bandung, Selasa (5/1)."Jadi ada informasi, Kemenpora sudah menyurati Kapolri. Saya tahu kabar ini dari Kadiskimrum, Kadispora," kata pria yang akrab disapa Aher itu.Meski demikian untuk pembukaan dan penutupan kemungkinan besar tetap menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. "Sampai hari ini belum ada perubahan, tetap di Jalak Harupat. Sampai sekarang SK-nya masih di Jalak Harupat," katanya. Untuk mengubah kembali lokasi upacara pembukaan dan penutupan, lanjut dia, diperlukan sejumlah pertimbangan. Dia menambahkan Stadion GBLA nantinya dapat digunakan sejumlah cabang olahraga, seperti sepak bola dan atletik. "Bagi kami itu baik, karena masih bisa untuk menggelar pertandingan cabor," tandasnya.Kepala Biro HPU Pemprov Jabar Ruddy Gandakusumah memastikan, hingga saat ini belum ada izin penggunaan Stadion GBLA dari Kepolisian. Terkait permohonan izin, pihaknya mengaku telah dua kali menyurati Kapolri hingga Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.Hal ini tidak terlepas dari status Stadion GBLA yang masih berada dalam penyidikan kepolisian terkait dugaan kasus korupsi saat pembangunannya. "Kan ada masalah hukum, jadi secara formal aset itu dalam kewenangan Polri. Kami sangat menghormati dan menghargai proses hukum," katanya.

Rekomendasi