Polisikan Ahok, Isnaeni penuhi panggilan pertama di Polda Metro Jaya

"Ini untuk pencemaran nama baik dan fitnah dari Ahok," kata Isnaeni.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Polisikan Ahok, Isnaeni penuhi panggilan pertama di Polda Metro Jaya
Ahok omeli ibu-ibu. ©2015 Merdeka.com

Yusri Isnaeni, orang tua AH, siswi SD di Jakarta Utara, menyambangi Markas Polda Metro Jaya, Selasa (5/1) pagi. Kedatangannya ini untuk memenuhi panggilan pertama pemeriksaan terkait pelaporannya terhadap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dituduh mencemarkan nama baik. Dia juga meminta ganti rugi Rp 100 miliar pada Ahok."Hari ini saya memenuhi panggilan BAP. Ini untuk pencemaran nama baik dan fitnah dari Ahok," kata Isnaeni di Ditkrimum Polda Metro Jaya, Selasa (5/1).Isnaeni mengungkapkan, dia melaporkan Ahok atas ucapan 'maling' yang dilontarkannya pada Kamis (10/12) lalu di Gedung DPRD DKI."Atas perbuatannya waktu itu di gedung DPRD DKI. Perbuatan yang tidak menyenangkan dipermalukan di muka publik oleh Ahok. Saya waktu itu bertanya KJP dipersulit. Bukan saya ingin melaporkan. Namun hanya ingin bertanya mengapa KJP dipersulit dalam menggunakannya. Kemudian saya belum selesai menanyakan, saya sudah dituduh Ahok maling," paparnya."Dengan kata-kata maling tiga kali. Kemudian Ahok menyuruh ajudannya untuk mencatat nama saya, dan bilang di penjarakan saja. Saya tidak terima," tambahnya.Isnaeni memaparkan, dalam hal ini dirinya hanya ingin bertanya mengapa KJP milik anaknya dipersulit. Sebab, semua yang dia lakukan dijelaskan benar-benar untuk anaknya."Sebelum saya selesai berbicara beliau sudah meninggalkan saya. Kalau dia pemimpin mau mendengarkan suara rakyat atau warganya menerima keluhan seluruh warganya. Janganlah semena-mena mengatakan itu," tutupnya.Sebelumnya, Isnaeni menjelaskan, perihal ucapan Ahok yang menyebutnya maling bermula saat dirinya hendak menanyakan permasalahan terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dialaminya. Dia menanyakan, kenapa pencairan KJP sekarang berstruk Bank BCA, padahal sebelumnya Bank DKI.Menurut Isnaeni, Ahok saat dimintai keterangan tengah berada di Gedung DPRD. Bukan memberi penjelasan, orang nomor satu di DKI itu malah balik menuduh dirinya sebagai oknum sekaligus maling. Dia juga mengancam akan memenjarakan Isnaeni.

Rekomendasi