Polisi olah TKP ulang teror bom molotov terkait kisruh Pilbup Gowa

Sebelumnya, olah TKP serupa juga telah dilakukan tim Reskrim Polres Gowa di tempat tersebut.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Polisi olah TKP ulang teror bom molotov terkait kisruh Pilbup Gowa
Ilustrasi bom molotof. Ilustrasi shutterstock.com

Sehari pasca pelemparan bom molotov di kantor Camat Pallangga yang bersebelahan dengan kantor Koramil Pallanga, Gowa, tim Laboratorium Forensik (Labfor) turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu, (16/12).Olah TKP di kantor camat tersebut, tim Labfor didampingi tim Indonesian Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Sulsel. Sebelumnya, olah TKP serupa juga telah dilakukan tim Reskrim Polres Gowa di tempat tersebut."Dilakukan lagi olah TKP oleh tim Labfor ini karena sebelumnya penyidik Polres Gowa belum mendapatkan petunjuk yang lengkap untuk mengungkap pelaku teror," kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Muhammad Yunus Saputra kepada wartawan.Di antaranya, kata Yunus, terkait sidik jari di permukaan serpihan kaca botol molotov yang diamankan sebagai barang bukti. "Karena saat kejadian hujan deras berpengaruh pada sidik jari di permukaan kaca tersebut. Penyidik kita tidak bisa mendeteksi karena kacanya sempat terendam air," ujarnya Yunus.Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reksrimum) Polda Sulsel, Komisaris Besar Khasril yang juga berada di lokasi menjelaskan, soal pengungkapan kasus ini belum bisa diprediksi berapa lama waktu yang dibutuhkan karena polisi belum didapatkan alat bukti dan petunjuk yang cukup untuk mengungkap siapa pelaku.Saat olah TKP tadi di tengah hujan di Kabupaten Gowa, tim Labfor menduga pelaku pelemparan bom molotov di kantor camat ini ada empat orang dari dua sepeda motor yang berboncengan. Bomnya dilemparkan dari jarak lima meter.

Rekomendasi