Taman Bunga Eceng Gondok yang kini tengah ramai jadi perbincangan di Yogyakarta rupanya hanya tumbuh setahun sekali. Bunga yang berwarna ungu menyerupai anggrek ini hanya tumbuh pada musim penghujan.Pemilik taman, Karsono mengatakan bunga Eceng Gondok ini hanya mekar selama dua minggu saja. Setelah itu bunganya akan hilang dan baru akan tumbuh tahun depan."Memang ini musiman. Pastinya setahun ini sekali, tapi kadang juga sampai dua kali setahun," katanya pada merdeka.com, Selasa (15/12).Namun bunga eceng gondok ini tidak semua mekar serentak. Secara bergantian bunga tumbuh kemudian hilang. Diperkirakan taman ini akan bertahan sekitar satu atau dua minggu lagi."Kalau ini sudah seminggu lalu tumbuhnya. Tapi sebagian belum tumbuh, mungkin nanti seperti gantian, yang satu tumbuh, yang satu sudah hilang," tambahnya.Sejak tiga hari yang lalu pengunjung mulai ramai berdatangan. Setidaknya dalam sehari ada 200an pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan taman bunga Eceng Gondok ini. Para pengunjung pun hanya dipungut biaya parkir sebesar Rp 2.000."Uangnya ini yang mengelola pemuda kampung sini. Saya serahkan ke mereka. Kalau nanti mau memberi saya berapa pun saya terima. Karena saya itu ketua RT, anak muda di sini juga akhir tahun mau bikin jalan sehat, biar nanti uangnya masuk kas mereka saja," terangnya.Taman bunga eceng gondok ini menjadi perbincangan di jagat maya Yogyakarta sejak tiga hari lalu. Foto keindahan bunga eceng gondok ini banyak membuat warga kagum dan rela menempuh perjalanan jauh untuk melihatnya.
Keindahan bunga Eceng Gondok di Yogya hanya bertahan selama 2 minggu
Bunga ini hanya tumbuh setahun sekali.
Rekomendasi