Jika sidang Imba-Boby molor, KPU didesak segera ambil sikap

Sidang gugatan Imba-Boby digelar di PN Makassar.

Tommy A Lasut
Oleh Tommy A Lasut - Reporter
Jika sidang Imba-Boby molor, KPU didesak segera ambil sikap
Jimmy Rimba Rogi. ©2015 merdeka.com/tommy lasut

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut, Jackson Kumaat mendesak KPU untuk menyiapkan strategi baru jika sidang gugatan pasangan calon Wali Kota Manado Jimmy Rimba Rogi 'Imba'-Boby Daud di PT TUN Makassar tak selesai sebelum pergantian tahun. Hal itu dimaksudkan agar penyelenggaraan Pilkada di kota ini dapat segera dilaksanakan."KPU RI harus mengambil sikap dan menyiapkan langkah selanjutnya jika belum ada putusan sebelum tahun baru ini," ujar Kumaat kepada merdeka.com, Minggu (13/12).Dirinya menghargai sebagai lembaga peradilan PT TUN Makassar tidak bisa diintervensi. Hanya saja, jika putusan terkait gugatan pasangan Imba-Bobby terhadap KPU Manado tidak menghasilkan keputusan tetap dalam bulan ini, menurutnya, dapat mengganggu stabilitas dan iklim kondusif yang selama ini tercipta."Sebab jika di kota lain penyelenggaraan Pilkada serentak telah selesai sementara di Manado ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan dengan jelas, benar sekali (akan mengganggu stabilitas)," terang Kumaat lagi. Sebagai tokoh pemuda di Sulawesi Utara, 'Jacko' panggilan akrabnya, berharap lembaga penyelenggara pemilu dapat mengambil langkah jernih untuk menyikapi suasana politik yang terjadi di kota Manado selama berlangsungnya perhelatan rakyat ini. Netralitas KPU merupakan syarat utama untuk menjaga iklim kondusif.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Sulawesi Utara Soni Sumarsono, membantah isu Pilkada Manado akan molor hingga tahun 2017 mendatang. Di hadapan sejumlah awak media, dirinya menegaskan bahwa Pilkada Manado harus diselenggarakan secepatnya sesuai aturan yang berlaku. "Pilkada Manado tidak ada isu 2017, undang-undang mengatur harus 2015. Finalnya hari Senin (hari ini), itu artinya akan diadakan pada bulan Desember sebelum Natal paling lambat tanggal 21. Jelas tidak ada isu 2017. Tidak ada andai kata-andai kata ini kita bicara yang terukur saja," jelas Sumarsono usai pembukaan Sosialisasi SOP Pengawasan Ancaman Terorisme di Wilayah Perbatasan Tahun Anggaran 2015 di Manado beberapa hari yang lalu.

Rekomendasi