Berpakaian adat, warga di Denpasar nobar pencoblosan ulang

Pasangan nomor urut 1 tetap unggul di TPS ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Berpakaian adat, warga di Denpasar nobar pencoblosan ulang
pencoblosan ulang di Denpasar. ©2015 Merdeka.com

‎Pencoblosan ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Banjar Bumbungan, Jalan Pulau Saelus, Denpasar Selatan berlangsung seru. Warga yang datang dengan mengenakan pakaian adat tidak ubahnya menyaksikan sebuah acara nobar (nonton bareng). Kemeriahan warga dalam pemungutan suara, bukan mencari pemenang suara terbanyak pada Pilkada Wali Kota Denpasar. Terlebih lagi ketika dibacakan ada suara yang disebut untuk nomor 2 dan 3, warga selalu bersorak sambil tertawa. "Seru aja mas, mau semua suara diberikan ke pasangan nomor 2 dan 3. Tetap aja nomor 1 yang menang. Di sini hanya untuk penggembira saja, anggap nobar (nonton bareng)," ungkap warga bernama Wayan Kar di Banjar Pembungan Denpasar, Minggu (13/12).‎Pencoblosan ulang ini, merupakan tindak lanjut dari ditemukannya 6 pemilih terselubung saat 9 Desember lalu. Menurut Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan, Pencoblosan ulang ini merupakan satu-satunya di Bali."Kalau di Bali ini satu-satunya wilayah yang melakukan pencoblosan ulang. Kalau seluruh Indonesia ada 54 TPS yang melakukan coblos ulang termasuk Denpasar," ujar John saat ditemui di Banjar Pembungan.

pencoblosan ulang di Denpasar ©2015 Merdeka.com

Hasil dari pemungutan suara yang berakhir dibacakan pada Pukul 13.20 Wita, pasangan nomor urut 1 (Rai Mantra-Jaya Negara) masih tetap unggul. Pada pencoblosan sebelumnya 9 Desember, pasangan nomor urut 1 memperloh suara 355, sedangkan nomor urut 2 (Resmi-Agung) memperoleh 18 suara, dan nomor urut 3 (Arjaya-Sunasri) memperoleh 22 suara.Sementara hasil pencoblosan ulang, suara pasangan nomor urut 1 mencapai 82 persen. Di TPS 6 ini, turun lagi 7 suara hanya memperoleh 348 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2 memperolah 15 suara. Lebih mencengangkan untuk pasangan Arjaya-Sunasri nomor urut 3 hanya memperloh 5 suara dari sebelumnya ada 22 suara. Sedangkan suara tidak sah ada 5."Untuk pemilih yang hadir kali ini di TPS 6 ada 373 orang, hanya ada 5 saja yang tidak sah. Pada pencoblosan sebelumnya 4 suara tidak sah‎," Ungkap Ketua Panwaslu Kota Denpasar I Putu Arnatha.

Rekomendasi