Setelah ramai diberitakan, Pemkab Purbalingga akan bangun jembatan

Sebelumnya ramai diberitakan perjuangan warga Dusun Jomblang mencapai bilik suara dalam pilkada serentak.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Setelah ramai diberitakan, Pemkab Purbalingga akan bangun jembatan
Pilkada Purbalingga. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Setelah ramai diberitakan tentang perjuangan warga Dusun Jomblang, Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, mencapai bilik suara dalam pilkada serentak, Rabu (9/12), Pemerintah Kabupaten Purbalingga mempertimbangkan solusi alternatif untuk kepentingan warga setempat.Pejabat Bupati Purbalingga, Budi Wibowo mengatakan sudah memiliki dua alternatif yang masih digodok untuk warga Dusun Jomblang. Solusi tersebut, yakni pembuatan jembatan gantung atau secara administratif Dusun Jomblang ke desa terdekat, yakni Desa Karangsari. "Kami akan cari yang paling efektif. Kita diskusikan nanti, kalau yang terbaik dengan dibuatkan jembatan gantung itu tentu bisa. Atau mungkin kita lepaskan secara administratif masuk desa Karangsari," jelasnya, Kamis (10/12).Menurut Budi, jika yang dipilih adalah perpindahan administratif desa, maka status wilayah Dusun Jomblang akan berpindah ke Desa Karangsari dari Desa Sidareja. Termasuk tanah bengkok desa Sidareja yang ada di wilayah itu. Meski begitu, dia mengemukakan kemungkinan dibangunnya jembatan gantung juga menjadi pilihan yang baik. "Nantinya dapat memanfaatkan jembatan gantung yang ada di Dusun Limus Desa Karangbawang Kecamatan Rembang. Kemungkinan ini juga bisa dilaksanakan karena ukuran jembatan Limus juga cukup panjang. Kita ukur dulu efektif atau tidak," katanya.Pada pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015, warga Grumbul Jomblang, Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang Purbalingga harus berjuang menuju bilik suara untuk memberikan hak suara mereka.Untuk memfasilitasinya, KPU Purbalingga bersama TNI/Polri menyediakan perahu karet untuk membantu warga menyeberangi warga yang akan memilih dusun tetangga, Mlayang. Dari catatan KPU Purbalingga, setidaknya tercatat 121 warga yang berhak memilih di TPS 08 Mlayang Desa Sidareja yang jaraknya beberapa kilometer dari Dusun Jomblang dan untuk mencapainya warga harus menyeberangi sungai selebar 50 meter lebih.Warga yang akan menyeberang harus mengantre di tepi sungai menunggu perahu yang mengantakan mereka ke seberang, menuju TPS di dusun tetangga. Akses yang sulit membuat KPU tidak bisa membuat TPS di daerah mereka. Bahkan, salah satu warga Dusun Jomblang, Miswati mengatakan sulit berhubungan dengan warga sekitar."Kami harus menyeberangi Sungai Gintung karena ini yang paling dekat. Karena kalau ingin menghindari sungai, kami harus memutar hingga 35 kilometer melewati Rembang dan Bobotsari," ujarnya.

Rekomendasi