Dari bupati yang baru, Warga Purbalingga berharap jembatan

Warga mengaku kesulitan saat menyeberangi sungai yang memiliki lebar sekitar 50 meter tersebut, karena arusnya deras.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Dari bupati yang baru, Warga Purbalingga berharap jembatan
Warga Purbalingga seberangi sungai demi Pilbup. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Warga Dusun Jomblang Desa Sidareja Kecamatan Kaligondang harus berjuang untuk menuju tempat pemungutan suara dengan pengorbanan yang besar. Terbersit hasrat mereka untuk bisa menikmati sedikit fasilitas yang mereka idam-idamkan selama ini, jembatan. Keinginan tersebut, lugas diungkapkan warga, yang sejak Rabu (9/12) pagi menyusuri tepian Sungai Gintung di wilayah tersebut menuju tempat pemungutan suara. "Kami berharap sebenarnya ada jembatan dari tempat tinggal kami ke arah sini dan juga jalannya bisa diperbaiki. Karena sejak kami kecil, selalu menyeberang sungai Gintung," kata warga Dusun Jomblang, Miswati saat ditemui.Dia mengakui kesulitan saat menyeberangi sungai yang memiliki lebar sekitar 50 meter tersebut, karena arusnya cukup deras. Bahkan kala musim hujan, debit air di sungai tersebut kerap meninggi. "Kalau bukan musim hujan, airnya biasanya hanya selutut. Tetapi kalau musim hujan bisa sampai sedada orang dewasa," ujarnya.Selain itu, ia mengaku rasa takut kerap muncul saat akan menyeberangi sungai. Karena itulah, ia memilih menyeberang bersama beberapa tetangganya jika akan menyeberang sungai Gintung. "Jadi kalau menyeberangi sungai kami saling berpegangan satu sama lainnya. Minimal saya berani menyeberang sungai kalau ada dua orang," ujarnya.Ia mengakui baru kali ini mempunyai kesempatan untuk ikut memilih pemimpin dalam pilkada. Pada tahun sebelumnya, jelasnya, banyak warga Grumbul Jomblang tidak ikut nyoblos karena Sungai Gintung meluap. "Jalan lain ada tapi jauh muternya, ini baru sekali (nyoblos). Pemilu tahun lalu tidak bisa karena sungainya besar," ungkapnya.Dibantu anggota TNI/Polri yang memfasilitasi perahu karet untuk menyeberang sungai, diharapkan 121 Warga Grumbul Jomblang dapat mengikuti ajang kontestasi politik lokal tersebut. Lokasi Grumbul Jomblang sendiri diapit dua sungai besar, yakni Sungai Tambra dan sungai Gintung. "Jadi kayak pulau. Kalau sekolah ada di Kaliputih, tidak menyeberangi sungai tapi lewatnya sawah," ujar Miswati.Selain Miswati, warga Jomblang lainnya, Ruyati juga mengeluhkan minimnya fasilitas untuk warga. Diakuinya, kondisi medan yang cukup berat menjadi persoalan bagi Ruyati yang sudah tua. "Lumayan jauh untuk bisa sampai ke sini. Karena sebelum menyeberang di sungai ini, kami harus menyeberang di sungai sebelah sana," katanya sambil menggendong cucunya.Tak heran jika warga Desa Sidareja, Fatimah berharap sosok yang akan memimpin Purbalingga kelak bisa membuat fasilitas umum di desanya lebih baik. "Kemarin ada calon yang datang ke sini dan menjanjikan perbaikan jalan yang rusak di sini, jika dia menang. Tidak salah kan, kalau saya milih dia?" ujarnya saat menunggu giliran mencoblos di TPS 08 Mlayang.

Rekomendasi