Seorang pemilik rumah di desa Leworeng, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, bernama Amang tiba-tiba memindahkan rumahnya sekitar 20 meter. Dalam foto tampak rumah dengan warna cat abu-abu itu dipindahkan dengan cara diangkat sekitar 20 orang menggunakan bambu.Salah seorang warga sekitar, Amang menyatakan bahwa pemindahan rumah tersebut sebagai antisipasi dari pemilik rumah yang seorang relawan calon Bupati nomor urut 2 Pilkada Soppeng, Andi Kaswadi Razak (AKAR)-Supriansa Mannahau (SUPER). Sebab, pemilik rumah kerap menjadikan rumahnya sebagai tempat berkumpul bagi para relawan calon pasangan tersebut."Dia mengambil inisiatif sendiri pindahkan rumahnya karena sebentar lagi mau pelaksanaan Pilkada. Dia cuma nebak-nebak khawatir terjadi apa-apa, khawatir jelang Pilkada," kata Amang saat dihubungi merdeka.com, Minggu (29/11).Dia mengaku tidak mengetahui alasan lain kenapa pemilik rumah akhirnya mengambil inisiatif memindahkan rumahnya itu. Dia mengaku tidak tahu apakah pemindahan rumah dikarenakan takut bahwa pemilik tanah bukanlah pendukung calon Bupati nomor urut dua. Apalagi, pemilik tanah sedang berada di luar kota sehingga tidak bisa dimintai keterangannya."Saya tidak tahu apakah pemilik tanah pendukung nomor satu maupun nomor dua. Pemilik tanah juga sedang di luar kota," ujarnya.Amang mengaku saat pemindahan rumah, dia sempat berbicara dengan pemilik rumah dan sempat menanyakan apakah ada alasan lain di balik dipindahkannya rumah itu. Namun, pemilik rumah mengaku pemindahan hanyalah sebagai bentuk antisipasi jelang Pilkada."Saya bilang dan tanya apa ada masalah lain, kata dia enggak ada masalah lain, karena hanya nuansa Pilkada saja," tandasnya.
Seperti diketahui, ada tiga calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung di Pilkada Soppeng. Mereka yakni, Lutfi Halide (LHD)-Andi Zulkarnain Soetomo (AZAS), Andi Kaswadi Razak (AKAR)-Supriansa Mannahau (SUPER) dan calon jalur perseorangan Andi Kaharuddin-Andi Katsahar.