Direktur Pelindo II Richard Joost Lino (RJ Lino) akhirnya selesai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Mabes Polri. Ia dimintai keterangan sebagai saksi dugaan kasus korupsi pengadaan 10 mobil crane di PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) (Persero).Saat keluar gedung Bareskrim, terlihat Lino di jaga ketat oleh sejumlah orang yang berdiri tepat di belakangnya. Kepada awak media, Lino yang diperiksa hampir 10 jam mengaku sangat terkesan dengan pemeriksaan yang dilakukan pihak penyidik Bareskrim."Pemeriksaan ini very impressive (sangat mengesankan)," ujarnya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (9/11).Lino mengaku dalam pemeriksaan, penyidik belum memeriksa sampai kepada pokok permasalahan dugaan korupsi pengadaan mobile crane. Menurutnya, hal tersebut akan dikonfirmasi penyidik pada pemeriksaan berikutnya."Belum sampai ke situ (soal pengadaan mobile crane). Ini bukan pemeriksaan terakhir, akan ada pemeriksaan berikutnya," tegas dia.Sekedar informasi, ini merupakan panggilan kedua untuk RJ Lino. Sebelumnya, penyidik sudah menjadwalkan pemeriksaan RJ Lino pada Senin (2/11) kemarin. Namun, RJ Lino mangkir dengan dalih surat pemanggilan terlalu mendadak dan seharusnya dikirimkan tiga hari kerja.Selain itu, RJ Lino melalui kuasa hukumnya menganggap Sabtu dan Minggu adalah hari libur, bukan hari kerja. Meski demikian, Wadireksus Bareskrim Polri, Kombes Agung Setya membantah surat panggilan pertama tidak berdasarkan aturan."Yang dia bilang (pemanggilan) harus tiga hari kerja sebelumnya, itu tulisan dia (kuasa hukum) saja itu. Tidak ada kata-kata tiga hari kerja,” kata Agung.
Hampir 10 jam periksa RJ Lino, polisi tak singgung korupsi crane
"Pemeriksaan ini very impressive (sangat mengesankan)," ujar RJ Lino.
Rekomendasi