Jokowi tanya KPU kenapa riuh di daerah jelang pilkada tak terdengar

Presiden Jokowi hari ini menerima KPU, Bawaslu dan DKPP di Istana Kepresidenan.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Jokowi tanya KPU kenapa riuh di daerah jelang pilkada tak terdengar
Ilustrasi Satu Tahun Jokowi-JK. ©2015 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menerima Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Istana Kepresidenan.

Jokowi menanyakan mengapa dalam pilkada serentak yang waktunya tinggal satu bulan ini terlihat tenang-tenang saja dan tak begitu ramai."Dari Pak Mendagri kami dapat informasi, bapak presiden mempertanyakan keriuhan-keriuhan yang tidak kelihatan di daerah," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di Istana, Jakarta, Selasa (3/11).Husni menjelaskan, tak terlihatnya keramaian jelang pilkada serentak kali ini merupakan konsekuensi soal pengaturan dalam UU Nomor 8 Tahun 2015, yakni pemasangan alat peraga kampanye di luar ruang harus ditata sedemikian rupa sehingga kelihatan rapi."Dan sekarang kami perlu laporkan, sangat rapi, sangat rapi, sehingga tidak kelihatan," jelasnya.Lebih lanjut, Husni menegaskan, pilkada serentak telah siap digelar. Sebagai penyelenggara pemilu, KPU sedang mempersiapkan logistik, sosialisasi dan tahapan lainnya."Kita sedang mempersiapkan logistik pemilu. Ada beberapa titik yang diperhatikan karena sangat terkait sekali dengan proses tahapan pencalonan yang belum tuntas. Ada di beberapa titik, nanti kami sampaikan," tandasnya.

Rekomendasi