Perusakan kantor GO-JEK, polisi curigai orang berjaket klub bola

Polisi masih belum mengetahui pelaku perusakan kantor GO-JEK tersebut.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Perusakan kantor GO-JEK, polisi curigai orang berjaket klub bola
kantor GO-JEK ditembak. ©2015 Merdeka.com

Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki pelaku pengrusakan kantor pelatihan karyawan GO-JEK di Jalan Kemang Selatan VIII no 56, Jakarta Selatan, Minggu (1/11) lalu. Namun diketahui pelaku berjumlah dua orang. Dari keterangan saksi mata, pelaku pengrusakan kaca kantor milik Nadiem Makarim itu berjumlah dua orang."Kami belum bisa menemukan identitas pelaku pengerusakan kantor GO-JEK. Namun dari keterangan saksi, saat kejadian ada dua orang memakai jaket, yang salah satunya jaket klub sepak bola," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal, Senin (2/11).Iqbal menjelaskan, mengenai keterangan tersebut, pihaknya pun memeriksa saksi yakni satpam kantor tersebut secara mendalam terkait benar atau tidaknya dua orang tersebut. "Tetapi kita tidak hanya fokus pengakuan saksi satpam saja, tapi mencari keterangan lain," paparnya.Sementara itu, mengenai motif penembakan, Iqbal memaparkan, pihaknya juga masih menyelidiki beberapa kemungkinan motif. "Motif bisa semua terjadi, motif dendam, motif bisnis, dan motif pencurian dengan kekerasan, motifnya banyak tapi kita belum bisa tentukan motifnya apa, tunggu kalau sudah diungkap," tutupnya.Sebelumnya, kantor pelatihan karyawan GO-JEK di Jalan Kemang Selatan VIII no 56, Jakarta Selatan pada Minggu (1/11) ditembak dua orang tak dikenal. Kejadian tersebut menyebabkan kaca kantor mengalami kerusakan parah, sedang pelaku kabur dan sampai saat ini masih belum bisa dibekuk pihak kepolisian.

Rekomendasi