Ini kronologis pengembalian uang suap versi Rio Capella

Sisca menyebut uang pemberian kepada Rio sebagai 'uang kopi-kopi'.

Ferrika Lukmana Sari
Oleh Ferrika Lukmana Sari - Reporter
Ini kronologis pengembalian uang suap versi Rio Capella
Rio Capella resmi ditahan KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Kuasa Hukum tersangka Patrice Rio Capella, Maqdir Ismail menjelaskan kronologis pengembalian uang suap dari kliennya kepada anak magang OC Kaligis Fransisca Insani atau Sisca sebesar Rp 200 juta.Dia menceritakan, awalnya Rio Capella berusaha mengembalikan uang Rp 200 juta kepada Sisca di wilayah dekat DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, sekitar bulan Agustus lalu. Pihaknya mengklaim Rio hanya memegang Rp 150 juta, usai memberikan Sisca Rp 50 juta."Pak Rio terima Rp 200 juta dari Sisca. Dari uang itu, Pak Rio memberikan Sisca Rp 50 juta untuk uang bayar anak sekolah yang kian mahal. Sisanya Rp 150 juta disimpan Pak Rio dan tak digunakan untuk apa-apa. Kalau waktunya sekitar bulan Agustus pengembaliannya," kata Maqdir di Jakarta, Kamis (29/10). Menurut Maqdir, Sisca menyebut uang pemberian kepada Rio sebagai hal santai. "Sisca sih bilangnya uang kopi-kopi saja gitu," ungkapnya. Mengetahui ketidakjelasan maksud uang tersebut, lanjut Maqdir, kliennya langsung mengembalikan uang tersebut kepada sisca sejumlah Rp 200 juta. Dengan jumlah yang sama, Rio pun sampai mengambil kocek pribadinya Rp 50 juta karena sebelumnya sudah diberikan kepada Sisca."Jadi, Pak Rio mengembalikan uang kepada Sisca Rp 200 juta. Ia pun nombok Rp 50 juta dari uangnya sendiri karena sempat memberikan kepada Sisca. Tapi saya nggak tahu, Sisca memakai uangnya atau tidak bisa tanyakan orang yang bersangkutan atau tanya kepada penyidik," jelasnya. Setelah mengembalikan uang tersebut, ternyata Sisca diam-diam kembali menaruh uang Rp 200 juta di mobil Rio dekat Restoran Kunstkring, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta."Sisca minta ketemu lagi di Kunstkring, pas saat itu mobil tidak dikunci sopir karena sedang dihidupkan mesin mobilnya. Pas keluar, supir mengecek di mana tempatnya. Ternyata pas keluar, Sisca datang dan diam-diam membawa dan menaruh uang di mobil. Sisca mengaku kalau dia yang menaruh," ungkapnya. Atas hal itu, kata dia, Rio berusaha mengembalikan uang Rp 200 juta dengan menghubungi Sisca. Namun, backing vokal Kla Project sulit dihubungi dan temui. Maka itu, Rio melalui supirnya mengadakan pertemuan dengan kakak Sisca bernama Wiken di Pom Bensin Pancoran. "Saat itu, Rio tidak bisa menghubungi Sisca maka diadakan pertemuan dengan kakaknya, Wiken. Berarti Rio sudah mengembalikan dan kita tak tahu di kemankan uangnya," pungkasnya.

Rekomendasi