Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak

Mereka beraksi di Jalan Medan Merdeka Utara, seberang Istana Negara.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Editor
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Seorang mahasiswa Kalimantan menggigit Mandau, senjata tradisional suku Dayak saat menggelar aksi teatrikal di seberang Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/10). ©2015 Merdeka.com/imam buhori
1 dari 7 halaman
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Aksi yang dilakukan tersebut merupakan bentuk permintaan mereka kepada pemerintah untuk segera menuntaskan bencana asap yang melanda Kalimantan. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
2 dari 7 halaman
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Dalam aksinya mereka membuat lingkaran di pinggir Jalan Medan Merdeka Utara untuk menggelar aksi teatrikal tarian Suku Dayak di depan Istana. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
3 dari 7 halaman
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Aksi mahasiswa Kalimantan saat melakukan teatrikal tarian Dayak di depan Istana Negara. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
4 dari 7 halaman
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Mereka juga menuntut pemerintah menertibkan perusahaan-perusahaan ilegal yang tak bertanggung jawab yang telah membakar lahan hutan Kalimantan lewat poster-poster yang mereka bawa. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
5 dari 7 halaman
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Aksi mahasiswa Kalimantan saat melakukan teatrikal tarian Dayak di depan Istana Negara. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
6 dari 7 halaman
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Mereka mengenakan kostum tradisional Dayak berhias tiga tengkorak hewan primata yang menjadi korban kebakaran hutan di Kalimantan. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
7 dari 7 halaman
Demo setahun Jokowi-JK, mahasiswa gelar teatrikal tarian Dayak
Terik panas matahari pun tampak menyengat menyinari para demonstran mahasiswa di Istana. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
Rekomendasi