Kepolisian Republik Indonesia terus memburu otak di balik bentrok antarwarga di Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil yang menyebabkan tewasnya dua warga dan empat orang luka-luka. Selain memakan korban, kerusuhan itu pun berimbas pada pembakaran sebuah gereja.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas Mabes Polri), Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan, saat ini polisi terus menelusuri jejak dari orang yang paling bertanggung jawab atas peristiwa tersebut."Kita telusuri siapa orangnya (aktor intelektual) yang menjadi pencetus aksi itu," kata Agus dalam keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/10).Menurut Agus, pihaknya sudah mengantongi sejumlah alat bukti untuk menjerat dalang di balik kerusuhan itu. Bahkan, polisi sudah membidik sejumlah pihak untuk dimintai pertanggungjawaban atas peristiwa yang memakan jiwa tersebut."Kita punya rekamannya dari hasil rekaman ditambah hasil riksa kita memetakan siapa yang terlibat langsung atau penggembira atau turut serta," tegas Agus.Agus mengakui nama-nama yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) masih sangat sulit dilacak. Namun, dia memastikan pihak yang bersangkutan akan segera ditangkap."Karena kita hadapi orang bergerak dan bersalah tentu mereka akan kabur untuk hindari perbuatan hukum," terangnya.Untuk itu, Agus mengimbau bagi pihak-pihak yang masuk dalam DPO untuk menyerahkan diri. "Mereka yang DPO harus segera serahkan diri," pungkas Agus.
Punya bukti rekaman, polisi kejar otak pembakaran gereja di Singkil
Polri mengimbau bagi pihak-pihak yang masuk dalam DPO untuk menyerahkan diri.
Rekomendasi