Agus hanya berani pada yang lemah, polisi endus indikasi korban lain

Polisi meyakini hal tersebut karena beranggapan pelaku hanya melakukan pelecehan seksual kepada korban yang lemah.

Diaz Abraham
Oleh Diaz Abraham - Reporter
Agus hanya berani pada yang lemah, polisi endus indikasi korban lain
Tersangka Agus. ©2015 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Pembunuhan sadis yang dilakukan Agus terhadap bocah PNF alias Neng yang terjadi di Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Salah satunya dugaan adanya korban lain selain PNF.Pernyataan ini diutarakan oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti. Dirinya meyakini hal tersebut karena beranggapan pelaku hanya melakukan pelecehan seksual kepada korban yang lemah."Terjadi pencabulan tetapi penetrasinya gagal karena T (korban lain) umurnya 14 tahun bisa melawan sedangkan PNF masih 9 tahun tidak bisa melawan. Ini mengindikasikan pada analisa kami di gelar perkara pelaku hanya bisa melakukan pada orang lemah," kata Krishna ketika ditanyai wartawan di kantornya, Minggu (11/10).Karena Agus alias AD hanya berani kepada orang lemah, tidak menutup kemungkinan ada korban lain dari kasus ini."Ini adalah kelainan yang kami lihat terhadap AD berarti bisa jadi ada anak lain yang menjadi korban tetapi tidak sampai tewas. Kita belum menemukan fakta lain," lanjutnya.Hal ini menjelaskan mengapa AD melakukan perbuatan keji kepada PNF karena korban adalah orang yang lemah. Sehingga peran keluarga khususnya orangtua harus aktif untuk menjaga anak-anaknya.

Rekomendasi