Wisuda 1.800 mahasiswa UP tetap berjalan aman pasca bentrok

Pihak kampus menjanjikan pemecatan bagi mahasiswa yang terbukti terlibat tawuran.

Diaz Abraham
Oleh Diaz Abraham - Reporter
Wisuda 1.800 mahasiswa UP tetap berjalan aman pasca bentrok
Ilustrasi tawuran pelajar. ©2014 Merdeka.com

Bentrok antara mahasiswa fakultas teknik dan fakultas hukum di Universitas Pancasila (UP) pecah, Rabu (8/10) malam. Namun, bentrokan ini tidak mengganggu aktivitas ribuan mahasiswa UP yang menggelar wisuda.Dosen UP, Asep Rachmad Iskandar menyatakan bahwa 1.800 mahasiswa yang menggelar wisuda hari ini tidak terganggu pasca bentrok. Menurut dia, acara wisuda berjalan aman dan lancar."Enggak terganggu, 1.800 mahasiswa yang wisuda enggak ada yang terganggu," kata Asep di kampus UP, Jakarta, Kamis (8/10).Para wisudawan tidak merasa terganggu akibat konflik di dalam kampus semalam."Enggak ngerasain apa-apa kok, enggak terganggu juga," kata wisudawan Universitas Pancasila yang tidak mau disebutkan namanya.Sementara itu, Dosen Asep menegaskan bahwa pihak kampus akan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku tawuran tersebut. Sanksinya dari skorsing, hingga berujung pemecatan."Sanksinya jelas, ini dipecat sama diskors," kata Asep.Untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan, pihak kampus berjanji akan lebih keras membina mahasiswanya.Dia menuturkan, cara yang akan dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa yaitu dengan pembinaan mahasiswanya. "Dengan pemecatan dan skorsing lalu pembinaan mahasiswa," tutur dia.

Rekomendasi