Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Kamis (1/10). Usai upacara, presiden dan Ibu Negara Iriana Jokowi mengunjungi langsung sumur maut bagi para jenderal yang tewas dibunuh oleh PKI atau biasa dikenal dengan Lubang Buaya.Sekitar lima menit presiden berada di samping sumur Lubang Buaya dan mendengarkan penjelasan mengenai Lubang Buaya. Selanjutnya, Jokowi dan Ibu Negara beserta rombongannya masuk ke rumah penyiksaan. Di mana di dalam rumah ini terdapat patung-patung para jenderal disiksa secara sadis oleh PKI.Selanjutnya, Jokowi melewati rumah komando dan dapur umum. Terakhir, Jokowi dan rombongan melihat Monumen Pancasila Sakti.Monumen Pancasila Sakti dibangun atas gagasan Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto. Dibangun di atas tanah seluas 14,6 hektar. Monumen ini dibangun dengan tujuan mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis.Keenam pahlawan revolusi tersebut adalah Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI R. Suprapto, Mayjen TNI M.T. Haryono, Mayjen TNI Siswondo Parman, Brigjen TNI D.I. Panjaitan dan Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo.Jenderal TNI A.H. Nasution juga disebut sebagai salah seorang target, namun dia selamat dari upaya pembunuhan tersebut. Sebaliknya, putrinya, Ade Irma Suryani Nasution dan ajudan AH Nasution, Lettu Pierre Tendean tewas dalam usaha pembunuhan tersebut.
Jokowi kunjungi Lubang Buaya & rumah penyiksaan jenderal korban PKI
Sekitar lima menit presiden berada di samping sumur Lubang Buaya dan mendengarkan penjelasan mengenai Lubang Buaya.
Rekomendasi