Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang

Ini merupakan bentuk solidaritas aktivis Malang terhadap petani yang dibunuh karena kegigihannya menolak pertambangan.

Nanda Farikh Ibrahim
Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang
Aktivis dari elemen mahasiswa hingga seniman menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung Balai Kota, Malang, Jawa Timur, Senin (28/9). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas mereka terhadap petani Salim alias Kancil (52) yang dibunuh karena kegigihannya menolak aktivitas tambang pasir golongan B di pesisir pantai Watu Pecak, Lumajang. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
1 dari 5 halaman
Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang
Selain Salim, Tosan (51) juga menjadi korban aksi premanisme. Beruntung Tosan hanya mengalami luka-luka. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
2 dari 5 halaman
Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang
Kain putih bertuliskan tuntutan tampak dibentangkan di bawah foto Salim. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
3 dari 5 halaman
Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang
Foto Salim tampak bertabur bunga. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
4 dari 5 halaman
Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang
Aktivis membawa poster berisi tuntutan menggelar aksi solidaritas untuk Salim di sekitar Gedung Balai Kota, Malang, Jawa Timur, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
5 dari 5 halaman
Unjuk rasa kecam pembunuhan petani yang tolak tambang di Lumajang
Aktivis saat menggelar aksi solidaritas untuk Salim di sekitar Gedung Balai Kota, Malang, Jawa Timur, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
Rekomendasi