Cegah tunawisma sakit hipotermia, komunitas Berbaginasi beri matras

Matras tersebut merupakan buatan Berbaginasi yang nantinya akan dijual seharga Rp 85 ribu.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Cegah tunawisma sakit hipotermia, komunitas Berbaginasi beri matras
Manusia gerobak. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Pengemis dan gelandangan memang telah menjadi masalah nasional yang dihadapi di banyak kota, tak terkecuali di negara maju. Keterbatasan ekonomi dan harga kebutuhan pokok yang semakin meningkat menjadi faktor masyarakat terpaksa mengemis dan tidur di jalanan.Sebuah gerakan bernama Berbaginasi mengadakan gerakan sosial memberikan alas tidur berupa matras, untuk membantu beban para tunawisma di beberapa kota di Indonesia. Founder Berbaginasi Danang Nugroho mengatakan, hal itu untuk mencegah semakin banyaknya penderita penyakit hipotermia dan bronchitis."Ceritanya mau selebrasi Berbaginasi yang di Bandung. Kita ingin membagikan matras untuk mereka yang tidur pakai kardus, koran, plastik, terpal. Intinya kita bukan mau meringankan beban, tapi hanya membantu apa yang kita bisa bantu," kata Danang saat dihubungi merdeka.com, Jumat (11/9).Danang menambahkan, matras tersebut merupakan buatan Berbaginasi yang nantinya akan dijual seharga Rp 85 ribu. Setelah dibeli, matras bisa langsung dikirim ke kota-kota sesuai dengan permintaan pembeli.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kota-kota tersebut di antaranya Bandung, Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Batam, Kudus, Magelang, Kediri, Makassar, Blitar, Pati, Duri Riau, Semarang, Mojokerto, Cilegon, Solo, Garut, Cimahi, Pontianak, Banjarmasin, Jogja, Malang, Tulungagung, Tanggerang, Purwakarta, Jombang, Salatiga, Pamanukan, Subang, Pare dan Cikarang."Matras ini kami bikin sendiri, sampai sekarang kami sudah menyiapkan 100 buah matras. Kalau pembelian lebih dari 100, nanti saya pesan ke teman sesuai dengan jumlah pembelian," imbuh Danang.Untuk memesan matra, masyarakat bisa menghubungi Danang atau langsung transfer ke rekening milik Yayasan Berbagi Satu Nusantara. Donasi akan ditutup pada bulan November, dan matras akan dibagikan serentak ke seluruh kota pada Desember nanti."Harapan kami, nantinya matras ini bisa dipakai para tunawisma yang biasa tidur pakai koran, plastik, atau kardus," jelasnya.

Rekomendasi