Ahok bakal sikat preman yang jual lapak kaki lima di Kota Tua

Ahok geram dengan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Ahok bakal sikat preman yang jual lapak kaki lima di Kota Tua
Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok geram dengan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Pasalnya, mereka menggunakan sebagian bahu jalan dan trotoar untuk berjualan."Ya harus dipaksa minimal tengah kosong dulu didorong. Kita lagi siapin tanah yang di Jalan Cengkeh-Jalan Tongkol (Jakarta Barat) itu kita mau bangun. Harus dorong, yang penting bersih tengah sudah bersih sekarang. Tinggal yang di pinggir semrawut kita atur lagi," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (28/8).Ahok menilai para pedagang kali lima di kawasan Kota Tua bukanlah warga Jakarta. Sebab, mereka tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta."Kita lacak lagi kebanyakan itu bukan warga Jakarta dan enggak punya KTP DKI. Itu banyak preman yang jual lapak ke non-DKI. Kita akan sikat," ucap Ahok.Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menertibkan pedagang kali lima di Jakarta."Makanya kita mau keluarkan duit kepada Polda supaya kita tertibkan lima tertib ini," tukasnya.

Rekomendasi