Kepala Polda Metro Jaya Jenderal Polisi Tito Karnavian menduga kelompok Yakuza Jepang mengendalikan sindikat penipu asal Taiwan dan China yang beroperasi di Indonesia."Kejahatan ini dilakukan kelompok mafia dengan sasaran operasi berasal dari China Daratan," kata Tito seperti dikutip Antara, Jumat (21/8).Pernyataan Tito terkait dengan pengungkapan jaringan penipuan asal Taiwan dan China sebanyak 96 orang yang beroperasi di wilayah Ancol, Jakarta Utara dan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (20/8).Tito mengatakan dugaan keterlibatan kelompok Yakuza berdasarkan hasil kerja sama penyelidikan yang dilakukan kepolisian Taiwan dan China. Menurutnya, kelompok Yakuza beroperasi di wilayah China, Taiwan, Jepang dan Indonesia.Kepolisian Taiwan sempat meringkus delapan anggota kelompok kejahatan tersebut dan menyita sepucuk pistol, sejumlah uang bernilai miliaran dalam mata uang Yen, Bath dan USD. Selain itu juga terdapat perhiasan berupa emas dan berlian.Para tersangka direkrut pelaku kejahatan asal Taiwan yang sudah beroperasi di Indonesia. Tito menuturkan kelompok internasional itu terindikasi menipu secara online dan terlibat perdagangan manusia, pencucian uang dan kejahatan antarnegara.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti menambahkan kelompok Yakuza merupakan sindikat kejahatan yang terorganisir lintas negara."Perekrutnya warga Taiwan yang melindunginya organisasi Yakuza dari Jepang," tutur Krishna.Warga Taiwan itu merekrut warga asal China Daratan yang bekerja dengan bantuan warga Indonesia untuk melakukan aksi penipuan terhadap warga sesama Taiwan dan Tiongkok."Petugas telah menangkap perekrutnya, W, warga Taiwan CN dan fasilitatornya warga Indonesia WH," ujar Krishna.
Yakuza diduga kendalikan sindikat penipu asal China
Kelompok Yakuza beroperasi di wilayah China, Taiwan, Jepang dan Indonesia.
Advertisement
Rekomendasi