Menengok kehidupan eks anggota GAM jadi pekerja mebel

Genap 10 tahun perdamaian Aceh ternyata tidak sepenuhnya membawa kesejahteraan bagi mantan separatis GAM.

Iqbal Nugroho
Oleh Iqbal Nugroho - Editor
Menengok kehidupan eks anggota GAM jadi pekerja mebel
Mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Rahmat (30) saat ditemui di Kabupaten Aceh Besar, Aceh (12/8). Rahmat sekarang menjadi pekerja di bengkel furniture di Aceh Besar setelah 10 tahun pemerintah mencapai kesepakatan perdamaian di Aceh. Namun, beberapa mantan pemberontak yang menganggur putus asa dan akhirnya bergabung dengan kelompok Negara Islam untuk memenuhi kebutuhan. ©AFP PHOTO/Chaideer Mahyuddin
1 dari 4 halaman
Menengok kehidupan eks anggota GAM jadi pekerja mebel
Mantan anggota GAM, Rahmat saat ditemui di Kabupaten Aceh Besar, Aceh (12/8). ©AFP PHOTO/Chaideer Mahyuddin
2 dari 4 halaman
Menengok kehidupan eks anggota GAM jadi pekerja mebel
Mantan anggota GAM, Nazaruddin (34) saat sedang bekerja mengelola usaha furnitur di Aceh Besar (12/8). ©AFP PHOTO/Chaideer Mahyuddin
3 dari 4 halaman
Menengok kehidupan eks anggota GAM jadi pekerja mebel
Mantan anggota GAM, Joni (38) saat sedang bekerja mengelola usaha furnitur di Aceh Besar (12/8). ©AFP PHOTO/Chaideer Mahyuddin
4 dari 4 halaman
Menengok kehidupan eks anggota GAM jadi pekerja mebel
Mantan anggota GAM, Fakhruddin Kasem saat ditemui di Julok, Aceh (13/8). Kasem berharap untuk kehidupan baru yang sejahtera ketika pemerintah Indonesia mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik separatis di Aceh. ©AFP PHOTO/Chaideer Mahyuddin
Rekomendasi